Monday, August 10, 2026

Menyusun Kalimat dengan Benar - Hari 51: Cara Membuat Kalimat Tanya (Yes/No Questions & 5W+1H)

 

Hari ke-51 dari 100 hari belajar bahasa Inggris: kuasai seni bertanya! Pelajari perbedaan mendasar antara Yes/No Questions dan 5W+1H Questions, rumus membuatnya, serta contoh praktis untuk percakapan sehari-hari. Tingkatkan kemampuan komunikasi Anda dengan panduan lengkap ini.


Minggu 7: Menyusun Kalimat dengan Benar - Hari 51: Cara Membuat Kalimat Tanya (Yes/No Questions & 5W+1H)

Selamat datang di Hari ke-51! Setelah kemarin kita mengenal seluk-beluk kata ganti "I, Me, My, Mine, Myself", kini kita masuk ke salah satu keterampilan paling penting dalam berkomunikasi: bertanya. Mengapa bertanya itu penting? Karena kemampuan untuk bertanya adalah jembatan untuk mendapatkan informasi, memulai percakapan, dan menunjukkan ketertarikan kita pada orang lain. Bayangkan jika Anda hanya bisa membuat pernyataan, hidup akan terasa sangat membosankan dan terbatas, bukan?

Dalam bahasa Inggris, kalimat tanya secara garis besar dibagi menjadi dua kategori utama: Yes/No Questions (pertanyaan yang jawabannya "ya" atau "tidak") dan Information Questions (pertanyaan untuk menggali informasi spesifik, yang sering disebut sebagai 5W+1H). Hari ini, kita akan membedah keduanya dengan tuntas.

1. Yes/No Questions: Pertanyaan Dasar

Sesuai dengan namanya, Yes/No Questions adalah pertanyaan yang jawabannya hanya dua kemungkinan: "Yes" (ya) atau "No" (tidak). Pertanyaan ini tidak membutuhkan informasi tambahan yang panjang. Biasanya, kita menggunakan pertanyaan ini untuk klarifikasi, konfirmasi, atau memulai sebuah interaksi sederhana.

Rumus Dasar Yes/No Questions

Rumus pembentukan Yes/No Questions sangat tergantung pada jenis kata kerja utama dalam kalimat. Berikut adalah dua pola utamanya:

A. Untuk Kalimat dengan Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb)

Jika kalimat pernyataan Anda menggunakan auxiliary verb (seperti: is, am, are, was, were, do, does, did, have, has, had, will, can, may, must, dll.), maka untuk mengubahnya menjadi pertanyaan, Anda hanya perlu memindahkan auxiliary verb tersebut ke awal kalimat.

Rumusnya:

Auxiliary Verb + Subject + Verb (jika ada) + ...?

Contoh:

  • Pernyataan: You are happy. (Kamu bahagia.)
    • Pertanyaan: Are you happy? (Apakah kamu bahagia?) — Jawab: Yes, I am. / No, I'm not.
  • Pernyataan: She can swim. (Dia bisa berenang.)
    • Pertanyaan: Can she swim? (Apakah dia bisa berenang?) — Jawab: Yes, she can. / No, she cannot.
  • Pernyataan: They have finished the project. (Mereka telah menyelesaikan proyek tersebut.)
    • Pertanyaan: Have they finished the project? (Apakah mereka telah menyelesaikan proyek tersebut?) — Jawab: Yes, they have. / No, they haven't.

B. Untuk Kalimat dengan Kata Kerja Utama (Main Verb) Tanpa Auxiliary

Jika kalimat pernyataan Anda menggunakan kata kerja utama tanpa bantuan auxiliary verb (misalnya: I eat, She works, They play), maka Anda perlu menggunakan bantuan kata kerja bantu "Do" atau "Does" (untuk waktu sekarang) atau "Did" (untuk waktu lampau).

Rumusnya:

Do/Does/Did + Subject + Verb (bentuk dasar) + ...?

Perhatikan, ketika kita menggunakan "Do/Does/Did", kata kerja utama (Verb) harus kembali ke bentuk dasarnya (infinitive tanpa "to"), karena kata kerja bantu ini sudah mengandung informasi waktu dan subjek.

Contoh:

  • Pernyataan: You like coffee. (Kamu suka kopi.)
    • Pertanyaan: Do you like coffee? (Apakah kamu suka kopi?) — Jawab: Yes, I do. / No, I don't.
  • Pernyataan: She works at a bank. (Dia bekerja di bank.) — Perhatikan "works" (V+s).
    • Pertanyaan: Does she work at a bank? (Apakah dia bekerja di bank?) — Perhatikan "work" (V1) kembali ke bentuk dasar.
  • Pernyataan: They went to the cinema yesterday. (Mereka pergi ke bioskop kemarin.) — Perhatikan "went" (V2).
    • Pertanyaan: Did they go to the cinema yesterday? (Apakah mereka pergi ke bioskop kemarin?) — Perhatikan "go" (V1) kembali ke bentuk dasar.

2. Information Questions (5W+1H): Menggali Informasi Lebih Dalam

Jika Yes/No Questions cukup untuk konfirmasi, maka untuk mendapatkan informasi yang lebih kaya dan detail, Anda membutuhkan Information Questions. Pertanyaan jenis ini disebut juga sebagai 5W+1H Questions, yang merujuk pada kata tanya: What, Who, When, Where, Why, How (dan turunannya seperti Which, Whose, Whom).

Setiap kata tanya ini memiliki fungsi spesifik:

  • What: Menanyakan hal/apa. (Contoh: What is your name?)
  • Who: Menanyakan orang/siapa (sebagai subjek). (Contoh: Who is that man?)
  • Whom: Menanyakan orang/siapa (sebagai objek, lebih formal). (Contoh: Whom did you meet?)
  • Which: Menanyakan pilihan. (Contoh: Which one do you want?)
  • When: Menanyakan waktu/kapan. (Contoh: When will you arrive?)
  • Where: Menanyakan tempat/di mana. (Contoh: Where do you live?)
  • Why: Menanyakan alasan/mengapa. (Contoh: Why are you sad?)
  • How: Menanyakan cara/bagaimana. (Contoh: How do you make this cake?)

Rumus Membuat Information Questions

Rumus untuk membuat pertanyaan 5W+1H cukup sederhana dan hampir sama dengan Yes/No Questions, hanya ditambahkan kata tanya di awal.

Rumus Dasar:

Kata Tanya + Auxiliary Verb + Subject + Verb (bentuk dasar) + ...?

Mari kita lihat beberapa skenario berdasarkan jenis kata kerjanya.

A. Untuk Kalimat dengan Kata Kerja Bantu

Mirip seperti Yes/No Questions, kita tinggal menaruh kata tanya di depan.

  • Pernyataan: She is in the kitchen. (Dia berada di dapur.)
    • Yes/No Q: Is she in the kitchen?
    • 5W+1H: Where is she? (Di mana dia?) — Jawab: She is in the kitchen.
  • Pernyataan: They are going to the party tonight. (Mereka akan pergi ke pesta malam ini.)
    • 5W+1H: When are they going to the party? (Kapan mereka pergi ke pesta?) — Jawab: They are going tonight.
  • Pernyataan: He can speak three languages. (Dia bisa berbicara tiga bahasa.)
    • 5W+1H: What can he speak? (Apa yang bisa dia bicarakan?) — Jawab: He can speak three languages.

B. Untuk Kalimat dengan Kata Kerja Utama Tanpa Auxiliary

Sama seperti sebelumnya, kita perlu menambahkan Do/Does/Did setelah kata tanya, dan kata kerja utama kembali ke bentuk dasarnya.

  • Pernyataan: wake up at 5 a.m. every day. (Saya bangun jam 5 pagi setiap hari.)
    • 5W+1H: When do you wake up? (Kapan kamu bangun?)
  • Pernyataan: She plays the piano beautifully. (Dia bermain piano dengan indah.)
    • 5W+1H: What does she play? (Apa yang dia mainkan?) — Jawab: She plays the piano.
  • Pernyataan: We ate a delicious pizza for lunch. (Kami makan pizza yang lezat untuk makan siang.)
    • 5W+1H: What did you eat for lunch? (Apa yang kamu makan untuk makan siang?) — Jawab: We ate pizza.

Pengecualian: Ketika Kata Tanya Menjadi Subjek

Ada satu kasus khusus yang sering membingungkan: ketika kata tanya (biasanya What atau Who) berfungsi sebagai subjek dari kalimat itu sendiri. Dalam kasus ini, kita tidak perlu menambahkan auxiliary verb (do/does/did) atau memindahkan "to be". Strukturnya langsung seperti kalimat pernyataan, hanya kata tanya yang menggantikan posisi subjek.

Perhatikan perbedaannya:

  • Subjek jelas: She broke the window. (Subjek: She)
    • Pertanyaan: Who broke the window? (Siapa yang memecahkan jendela?) — Di sini, "Who" adalah subjek, jadi kita tidak pakai "did". Jawabannya: She did. atau Diana did.
  • Objek jelas: You saw Kevin. (Objek: Kevin)
    • Pertanyaan: Who(m) did you see? (Kamu melihat siapa?) — Di sini, "You" adalah subjek, kita butuh "did". Jawabannya: I saw Kevin.

Intinya, jika jawaban atas pertanyaan "Who/What" adalah pelaku (subjek), maka struktur kalimat tanya adalah: Kata Tanya + Predikat + ... (tanpa do/does/did). Jika jawabannya adalah objek/penerima aksi, gunakan rumus standar dengan do/does/did.

Perpaduan: Menggabungkan Kedua Jenis Pertanyaan

Dalam percakapan nyata, Anda akan sering menggabungkan kedua jenis pertanyaan ini. Contohnya:

  • A: Hi, do you like pizza? (Yes/No Q)
  • B: Yes, I do.
  • A: What toppings do you like? (5W+1H Q)
  • B: I like pepperoni and mushrooms.

Lihat bagaimana Yes/No Question berfungsi sebagai pembuka untuk memeriksa ketertarikan, dan Information Question untuk menggali lebih dalam. Dengan menguasai kedua jenis pertanyaan ini, Anda akan mampu mengarahkan percakapan ke mana pun yang Anda inginkan.

Kesalahan Umum dan Tips

Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pembelajar bahasa Inggris:

1.    Lupa mengembalikan Verb ke bentuk dasar setelah Do/Does/Did.

o     Does she works here? (Salah)

o     Does she work here? (Benar)

2.    Menggunakan "Do/Does/Did" padahal kata tanya adalah subjek.

o     Who did call you yesterday? (Salah)

o     Who called you yesterday? (Benar)

3.    Menaruh kata tanya di akhir kalimat (ini sering terjadi dalam percakapan informal, tapi untuk tatanan formal sebaiknya di awal).

o     You are from where? (Tidak standar)

o     Where are you from? (Benar)

Kesimpulan

Hari ini kita telah mempelajari dua pilar utama dalam membuat kalimat tanya: Yes/No Questions untuk jawaban sederhana dan 5W+1H Questions untuk jawaban informatif. Ingatlah selalu rumus dasarnya:

  • Untuk Yes/No, mulailah dengan Auxiliary Verb atau Do/Does/Did.
  • Untuk *5W+1H*, mulailah dengan kata tanya, lalu ikuti rumus yang sama.
  • Perhatikan apakah kata tanya Anda berfungsi sebagai subjek atau bukan.

Selamat, Anda telah menyelesaikan Hari ke-51! Kemampuan bertanya adalah kunci untuk membuka pintu percakapan dan pengetahuan baru. Latihlah dengan teman, cermin, atau tulis di kolom komentar. Sampai jumpa di hari ke-52!

 

 

 

Tips Belajar Lewat Hiburan - Hari 52: Belajar Bahasa Inggris Lewat Lagu (Rekomendasi Lagu dan Bedah Liriknya)

  Hari ke-52 dari 100 hari belajar bahasa Inggris: temukan cara menyenangkan belajar melalui musik! Pelajari 3 rekomendasi lagu populer deng...