Hari ke-51 dari 100 hari belajar bahasa Inggris: kuasai seni
bertanya! Pelajari perbedaan mendasar antara Yes/No Questions dan 5W+1H
Questions, rumus membuatnya, serta contoh praktis untuk percakapan sehari-hari.
Tingkatkan kemampuan komunikasi Anda dengan panduan lengkap ini.
Minggu 7: Menyusun Kalimat dengan Benar - Hari 51: Cara
Membuat Kalimat Tanya (Yes/No Questions & 5W+1H)
Selamat datang di Hari ke-51! Setelah kemarin kita mengenal
seluk-beluk kata ganti "I, Me, My, Mine, Myself", kini kita masuk ke
salah satu keterampilan paling penting dalam berkomunikasi: bertanya.
Mengapa bertanya itu penting? Karena kemampuan untuk bertanya adalah jembatan
untuk mendapatkan informasi, memulai percakapan, dan menunjukkan ketertarikan
kita pada orang lain. Bayangkan jika Anda hanya bisa membuat pernyataan, hidup
akan terasa sangat membosankan dan terbatas, bukan?
Dalam bahasa Inggris, kalimat tanya secara garis besar dibagi
menjadi dua kategori utama: Yes/No Questions (pertanyaan yang
jawabannya "ya" atau "tidak") dan Information
Questions (pertanyaan untuk menggali informasi spesifik, yang sering
disebut sebagai 5W+1H). Hari ini, kita akan membedah keduanya dengan tuntas.
1. Yes/No Questions: Pertanyaan Dasar
Sesuai dengan namanya, Yes/No Questions adalah
pertanyaan yang jawabannya hanya dua kemungkinan: "Yes" (ya) atau
"No" (tidak). Pertanyaan ini tidak membutuhkan informasi tambahan
yang panjang. Biasanya, kita menggunakan pertanyaan ini untuk klarifikasi,
konfirmasi, atau memulai sebuah interaksi sederhana.
Rumus Dasar Yes/No Questions
Rumus pembentukan Yes/No Questions sangat
tergantung pada jenis kata kerja utama dalam kalimat. Berikut adalah dua pola
utamanya:
A. Untuk Kalimat dengan Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb)
Jika kalimat pernyataan Anda menggunakan auxiliary
verb (seperti: is, am, are, was, were, do, does, did, have,
has, had, will, can, may, must, dll.), maka untuk mengubahnya menjadi
pertanyaan, Anda hanya perlu memindahkan auxiliary verb tersebut ke
awal kalimat.
Rumusnya:
Auxiliary Verb + Subject + Verb (jika ada) + ...?
Contoh:
- Pernyataan: You are happy. (Kamu
bahagia.)
- Pertanyaan: Are you
happy? (Apakah kamu bahagia?) — Jawab: Yes, I am. / No,
I'm not.
- Pernyataan: She can swim. (Dia
bisa berenang.)
- Pertanyaan: Can she
swim? (Apakah dia bisa berenang?) — Jawab: Yes, she can. / No,
she cannot.
- Pernyataan: They have finished
the project. (Mereka telah menyelesaikan proyek tersebut.)
- Pertanyaan: Have they
finished the project? (Apakah mereka telah menyelesaikan proyek
tersebut?) — Jawab: Yes, they have. / No, they
haven't.
B. Untuk Kalimat dengan Kata Kerja Utama (Main Verb) Tanpa Auxiliary
Jika kalimat pernyataan Anda menggunakan kata kerja utama
tanpa bantuan auxiliary verb (misalnya: I eat, She
works, They play), maka Anda perlu menggunakan bantuan kata kerja bantu
"Do" atau "Does" (untuk waktu sekarang) atau
"Did" (untuk waktu lampau).
Rumusnya:
Do/Does/Did + Subject + Verb (bentuk dasar) + ...?
Perhatikan, ketika kita menggunakan "Do/Does/Did",
kata kerja utama (Verb) harus kembali ke bentuk dasarnya (infinitive tanpa
"to"), karena kata kerja bantu ini sudah mengandung informasi waktu
dan subjek.
Contoh:
- Pernyataan: You like coffee. (Kamu
suka kopi.)
- Pertanyaan: Do you like coffee? (Apakah
kamu suka kopi?) — Jawab: Yes, I do. / No, I
don't.
- Pernyataan: She works at
a bank. (Dia bekerja di bank.) — Perhatikan "works"
(V+s).
- Pertanyaan: Does she work at
a bank? (Apakah dia bekerja di bank?) — Perhatikan
"work" (V1) kembali ke bentuk dasar.
- Pernyataan: They went to
the cinema yesterday. (Mereka pergi ke bioskop kemarin.) —
Perhatikan "went" (V2).
- Pertanyaan: Did they go to
the cinema yesterday? (Apakah mereka pergi ke bioskop kemarin?)
— Perhatikan "go" (V1) kembali ke bentuk dasar.
2. Information Questions (5W+1H): Menggali Informasi Lebih Dalam
Jika Yes/No Questions cukup untuk
konfirmasi, maka untuk mendapatkan informasi yang lebih kaya dan detail, Anda
membutuhkan Information Questions. Pertanyaan jenis ini disebut
juga sebagai 5W+1H Questions, yang merujuk pada kata tanya: What,
Who, When, Where, Why, How (dan turunannya seperti Which,
Whose, Whom).
Setiap kata tanya ini memiliki fungsi spesifik:
- What: Menanyakan
hal/apa. (Contoh: What is your name?)
- Who: Menanyakan
orang/siapa (sebagai subjek). (Contoh: Who is that man?)
- Whom: Menanyakan
orang/siapa (sebagai objek, lebih formal). (Contoh: Whom did you
meet?)
- Which: Menanyakan
pilihan. (Contoh: Which one do you want?)
- When: Menanyakan
waktu/kapan. (Contoh: When will you arrive?)
- Where: Menanyakan
tempat/di mana. (Contoh: Where do you live?)
- Why: Menanyakan
alasan/mengapa. (Contoh: Why are you sad?)
- How: Menanyakan
cara/bagaimana. (Contoh: How do you make this cake?)
Rumus Membuat Information Questions
Rumus untuk membuat pertanyaan 5W+1H cukup sederhana dan
hampir sama dengan Yes/No Questions, hanya ditambahkan kata tanya
di awal.
Rumus Dasar:
Kata Tanya + Auxiliary Verb + Subject + Verb (bentuk dasar) +
...?
Mari kita lihat beberapa skenario berdasarkan jenis kata
kerjanya.
A. Untuk Kalimat dengan Kata Kerja Bantu
Mirip seperti Yes/No Questions, kita tinggal
menaruh kata tanya di depan.
- Pernyataan: She is in
the kitchen. (Dia berada di dapur.)
- Yes/No
Q: Is she in the kitchen?
- 5W+1H: Where is
she? (Di mana dia?) — Jawab: She is in the kitchen.
- Pernyataan: They are going
to the party tonight. (Mereka akan pergi ke pesta malam ini.)
- 5W+1H: When are
they going to the party? (Kapan mereka pergi ke pesta?) —
Jawab: They are going tonight.
- Pernyataan: He can speak
three languages. (Dia bisa berbicara tiga bahasa.)
- 5W+1H: What can
he speak? (Apa yang bisa dia bicarakan?) — Jawab: He can
speak three languages.
B. Untuk Kalimat dengan Kata Kerja Utama Tanpa Auxiliary
Sama seperti sebelumnya, kita perlu menambahkan Do/Does/Did setelah
kata tanya, dan kata kerja utama kembali ke bentuk dasarnya.
- Pernyataan: I wake
up at 5 a.m. every day. (Saya bangun jam 5 pagi setiap
hari.)
- 5W+1H: When do
you wake up? (Kapan kamu bangun?)
- Pernyataan: She plays the
piano beautifully. (Dia bermain piano dengan indah.)
- 5W+1H: What does
she play? (Apa yang dia mainkan?) — Jawab: She
plays the piano.
- Pernyataan: We ate a
delicious pizza for lunch. (Kami makan pizza yang lezat untuk
makan siang.)
- 5W+1H: What did
you eat for lunch? (Apa yang kamu makan untuk
makan siang?) — Jawab: We ate pizza.
Pengecualian: Ketika Kata Tanya Menjadi Subjek
Ada satu kasus khusus yang sering membingungkan: ketika
kata tanya (biasanya What atau Who) berfungsi
sebagai subjek dari kalimat itu sendiri. Dalam kasus ini, kita tidak
perlu menambahkan auxiliary verb (do/does/did) atau memindahkan
"to be". Strukturnya langsung seperti kalimat pernyataan, hanya kata
tanya yang menggantikan posisi subjek.
Perhatikan perbedaannya:
- Subjek
jelas: She broke the window. (Subjek:
She)
- Pertanyaan: Who broke
the window? (Siapa yang memecahkan jendela?) — Di sini,
"Who" adalah subjek, jadi kita tidak pakai "did".
Jawabannya: She did. atau Diana did.
- Objek
jelas: You saw Kevin. (Objek:
Kevin)
- Pertanyaan: Who(m) did
you see? (Kamu melihat siapa?) — Di sini, "You" adalah
subjek, kita butuh "did". Jawabannya: I saw Kevin.
Intinya, jika jawaban atas pertanyaan "Who/What"
adalah pelaku (subjek), maka struktur kalimat tanya adalah: Kata Tanya
+ Predikat + ... (tanpa do/does/did). Jika jawabannya adalah
objek/penerima aksi, gunakan rumus standar dengan do/does/did.
Perpaduan: Menggabungkan Kedua Jenis Pertanyaan
Dalam percakapan nyata, Anda akan sering menggabungkan kedua
jenis pertanyaan ini. Contohnya:
- A: Hi, do
you like pizza? (Yes/No Q)
- B: Yes,
I do.
- A: What toppings do
you like? (5W+1H Q)
- B: I
like pepperoni and mushrooms.
Lihat bagaimana Yes/No Question berfungsi
sebagai pembuka untuk memeriksa ketertarikan, dan Information Question untuk
menggali lebih dalam. Dengan menguasai kedua jenis pertanyaan ini, Anda akan
mampu mengarahkan percakapan ke mana pun yang Anda inginkan.
Kesalahan Umum dan Tips
Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan
oleh pembelajar bahasa Inggris:
1. Lupa
mengembalikan Verb ke bentuk dasar setelah Do/Does/Did.
o ❌ Does
she works here? (Salah)
o ✅ Does
she work here? (Benar)
2. Menggunakan
"Do/Does/Did" padahal kata tanya adalah subjek.
o ❌ Who did call
you yesterday? (Salah)
o ✅ Who called you
yesterday? (Benar)
3. Menaruh
kata tanya di akhir kalimat (ini sering terjadi dalam percakapan informal, tapi
untuk tatanan formal sebaiknya di awal).
o ❌ You
are from where? (Tidak standar)
o ✅ Where
are you from? (Benar)
Kesimpulan
Hari ini kita telah mempelajari dua pilar utama dalam membuat
kalimat tanya: Yes/No Questions untuk jawaban sederhana
dan 5W+1H Questions untuk jawaban informatif. Ingatlah selalu
rumus dasarnya:
- Untuk Yes/No,
mulailah dengan Auxiliary Verb atau Do/Does/Did.
- Untuk *5W+1H*,
mulailah dengan kata tanya, lalu ikuti rumus yang sama.
- Perhatikan
apakah kata tanya Anda berfungsi sebagai subjek atau bukan.
Selamat, Anda telah menyelesaikan Hari ke-51! Kemampuan
bertanya adalah kunci untuk membuka pintu percakapan dan pengetahuan baru.
Latihlah dengan teman, cermin, atau tulis di kolom komentar. Sampai jumpa di
hari ke-52!