Showing posts with label 100 hari Belajar Bahasa Inggris. Show all posts
Showing posts with label 100 hari Belajar Bahasa Inggris. Show all posts

Sunday, August 9, 2026

Menyusun Kalimat dengan Benar - Hari 50: Mengenal Pronouns (Kata Ganti): I, Me, My, Mine, Myself

 

Minggu ke-7 perjalanan belajar bahasa Inggris: kuasai lima bentuk kata ganti "aku" dalam satu hari! Pelajari perbedaan mendasar I, Me, My, Mine, dan Myself disertai contoh dan latihan. Artikel ini adalah panduan komprehensif Hari ke-50 dari 100 hari belajar bahasa Inggris.

 

Minggu 7: Menyusun Kalimat dengan Benar - Hari 50: Mengenal Pronouns (Kata Ganti): I, Me, My, Mine, Myself

Selamat datang di Hari ke-50! Kita sudah setengah perjalanan. Hari ini kita akan membahas topik yang sangat fundamental namun sering membingungkan: kata ganti untuk diri sendiri. Pernah bingung kapan harus pakai I atau me? Atau bedanya my dengan mine? Artikel ini akan membedah semuanya secara tuntas.

Apa Itu Pronoun (Kata Ganti)?

Bayangkan jika kita harus menyebut nama seseorang berulang kali dalam satu percakapan. "Devi is my friend. Devi is very kind. Devi loves reading." Terdengar kaku, bukan? Di sinilah peran penting pronoun atau kata ganti . Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) seperti nama orang, benda, atau tempat, agar kalimat kita lebih efektif dan tidak monoton .

Hari ini, kita akan fokus pada satu kelompok kecil namun krusial: kata ganti untuk orang pertama tunggal, yaitu I, Me, My, Mine, dan Myself. Meskipun semuanya merujuk pada "aku" atau "saya" dalam bahasa Indonesia, kelimanya memiliki fungsi gramatikal yang sangat berbeda . Berikut adalah tabel perbandingan kelima kata tersebut untuk memudahkan Anda memahami .

Kata Ganti

Fungsi/Jenis

Contoh Kalimat

I

Subjek Pronoun

I study English every day. (Saya belajar bahasa Inggris setiap hari.) 

Me

Objek Pronoun

She gave the book to me. (Dia memberikan buku itu kepada saya.) 

My

Possessive Adjective

This is my book. (Ini adalah buku saya.) 

Mine

Possessive Pronoun

This book is mine. (Buku ini milik saya.) 

Myself

Reflexive Pronoun

I made this cake myself. (Saya membuat kue ini sendiri.) 

1. I: Aku sebagai Pelaku

I adalah subject pronoun, yang berarti ia berperan sebagai subjek atau pelaku dalam sebuah kalimat . Letaknya selalu di awal kalimat atau di awal klausa (bagian dari kalimat). Kata "I" dalam bahasa Inggris selalu ditulis dengan huruf kapital, dimanapun posisinya .

Perhatikan perbedaan yang sering keliru dalam kalimat majemuk (lebih dari satu subjek). Coba perhatikan dua kalimat di bawah ini, mana yang benar?

  • Salah: Diana and me went to the cinema yesterday.
  • Benar: Diana and I went to the cinema yesterday.

Mengapa harus I? Karena dalam kalimat tersebut, "Diana and I" adalah subjek yang melakukan aksi "pergi ke bioskop" . Jika Anda bingung, coba hilangkan subjek lainnya. Mana yang terdengar benar? "Me went to the cinema" (salah) atau "I went to the cinema" (benar)? Tentu yang kedua.

Contoh lainnya:

  • I am a teacher. (Saya adalah seorang guru.) 
  • My brother and I love cooking. (Saudara laki-laki saya dan saya suka memasak.) 

2. Me: Aku sebagai Penerima Aksi

Jika I adalah pelaku, maka Me adalah object pronoun, yaitu kata ganti yang berperan sebagai objek. Objek adalah pihak yang menerima atau dikenai tindakan dari subjek . Me biasanya terletak setelah kata kerja (verb) atau kata depan (preposition) .

Contoh penggunaan:

  • The doctor asked me a couple of questions. (Dokter menanyakan beberapa pertanyaan kepada saya.) - Me adalah objek yang ditanyai .
  • Mother cooked with me. (Ibu memasak bersama saya.) - Me adalah objek preposisi "with" .
  • Please call me tomorrow. (Tolong hubungi saya besok.) - Me adalah objek dari kata kerja "call" .

3. My: Milikku yang Melekat

My adalah possessive adjective (kata sifat kepemilikan). Fungsinya untuk menunjukkan bahwa suatu benda atau hal adalah milik "aku". Ciri paling utamanya adalah My selalu diikuti oleh kata benda (noun). My berperan sebagai "pemilik" dari kata benda tersebut .

Contoh:

  • It is my bag. (Ini adalah tas saya.) 
  • I forgot to bring my umbrella today. (Saya lupa membawa payung saya hari ini.) 
  • She is my friend. (Dia adalah teman saya.) 

Ingat, selama ada kata benda setelahnya, Anda pasti menggunakan My.

4. Mine: Milikku yang Berdiri Sendiri

Mine adalah possessive pronoun (kata ganti kepemilikan). Sama seperti My, ia menyatakan kepemilikan. Perbedaannya adalah Mine tidak diikuti oleh kata benda; ia berdiri sendiri menggantikan kata benda yang sudah disebutkan sebelumnya, agar tidak terjadi pengulangan .

Perhatikan perbandingan ini untuk melihat perbedaan My dan Mine:

  • This is my book. This book is mine. (Ini adalah buku saya. Buku ini milik saya.)
  • My pen was lost, but I found mine on the floor. (Pena saya hilang, tetapi saya menemukan punya saya di lantai.) - Kata "mine" di sini menggantikan "my pen" yang sudah disebutkan, sehingga tidak perlu mengulang kata "pen" .

5. Myself: Diriku Sendiri

Myself adalah reflexive pronoun (kata ganti refleksif) yang berarti "diri saya sendiri". Kata ini memiliki dua fungsi utama :

1.    Refleksif: Digunakan ketika subjek dan objek dalam kalimat adalah orang yang sama, artinya pelaku melakukan tindakan pada dirinya sendiri .

o    I hurt myself. (Saya melukai diri saya sendiri.) 

o    I bought myself a new phone. (Saya membelikan diri saya sendiri sebuah ponsel baru.) 

2.    Intensif (Penekanan): Digunakan untuk menekankan bahwa subjek melakukan sesuatu seorang diri, tanpa bantuan orang lain. Dalam fungsi ini, kalimat tetap bermakna meskipun kata myself dihilangkan .

o    I painted my house myself. (Saya mengecat rumah saya sendiri.) - Menekankan bahwa tidak ada orang lain yang membantu.

o    I wrote this song myself. (Saya menulis lagu ini sendiri.) - Menekankan bahwa itu adalah karya orisinal saya .

Peringatan Penting!
Banyak pembelajar yang keliru menggunakan Myself untuk menggantikan Me atau I, terutama dalam situasi formal.

  • Salah: Please contact myself if you have any questions.
  • Benar: Please contact me if you have any questions.

Kesalahan ini sering dianggap tidak wajar, jadi pastikan Anda hanya menggunakan Myself dalam konteks refleksif atau intensif seperti yang dijelaskan di atas .

Rangkuman Singkat

Untuk mengakhiri pelajaran hari ini, ingatlah fungsi utama dari masing-masing kata:

  • I : Subjek (pelaku)
  • Me: Objek (penerima aksi)
  • My: Menunjukkan kepemilikan + diikuti Kata Benda
  • Mine: Menunjukkan kepemilikan + berdiri sendiri (tanpa Kata Benda)
  • Myself: Diri sendiri (untuk refleksi atau penekanan)

Memahami perbedaan ini adalah fondasi penting untuk berbicara dan menulis bahasa Inggris dengan benar. Latihan adalah kunci. Cobalah buat 5 kalimat untuk setiap kata ganti. Tulis di buku catatan Anda atau di kolom komentar di bawah!

Selamat, Anda telah menyelesaikan hari ke-50! Tetap semangat dan lanjutkan perjalanan belajar bahasa Inggris Anda. Sampai jumpa di pelajaran berikutnya!

 

 

Saturday, August 8, 2026

Rahasia Penggunaan Artikel A, An, dan The: Panduan Anti-Bingung untuk Pemula


Pernah gak sih kamu menulis sebuah kalimat dalam bahasa Inggris lalu tiba-tiba ragu di tengah jalan:

"Bahasa Inggrisnya 'saya membeli sebuah apel' itu 'I buy a apple' atau 'I buy an apple' ya?"

"Terus kalau mau bilang 'matahari itu indah', pakainya 'A sun' atau 'The sun'?"

Di dalam tata bahasa bahasa Inggris, kata-kata kecil seperti A, An, dan The ini disebut sebagai Articles (kata sandang). Meskipun bentuknya sangat pendek (cuma terdiri dari 1 sampai 3 huruf saja!), peran mereka dalam menyusun kalimat yang benar sangatlah besar.

Salah memilih artikel bisa membuat makna kalimatmu berubah total atau terdengar aneh di telinga penutur asli (native speakers).

Di artikel Minggu 7 - Hari 49 ini, kita akan membongkar habis rahasia penggunaan A, An, dan The lewat penjelasan yang santai, sederhana, dan mudah dipetakan. Yuk, kita pelajari bareng-bareng!

Jembatan Ingatan: Membagi Dua Kelompok Besar

Sebelum kita masuk ke cara pakainya, kamu harus tahu dulu kalau ketiga artikel ini dibagi menjadi dua kelompok besar berdasarkan sifatnya:

1.     Indefinite Articles (A dan An): Digunakan untuk benda yang sifatnya umum, acak, atau belum spesifik. Pendengar belum tahu pasti benda mana yang kita maksud.

2.     Definite Article (The): Digunakan untuk benda yang sifatnya khusus, spesifik, atau sudah jelas. Baik pembicara maupun pendengar sudah sama-sama tahu benda mana yang sedang dibicarakan.

Mari kita bedah satu per satu aturan mainnya di bawah ini!

1. Mengenal Kelompok Umum: A dan AN

Aturan paling mendasar dari A dan An adalah mereka HANYA boleh digunakan untuk kata benda tunggal (Singular Nouns) yang bisa dihitung (Countable Nouns).

Artinya, kamu bisa mengartikan A/An ini sebagai sebuah, seorang, seekor, sebutir, atau sepotong. Jangan pernah pasangkan mereka dengan benda jamak (yang ada akhiran -s) atau benda yang tidak bisa dihitung (uncountable seperti water atau money).

Lalu, apa bedanya penggunaan A dengan An? Nah, ini dia rahasia pentingnya: Perbedaannya bukan terletak pada huruf tertulisnya, melainkan pada bunyi/suara pertama saat kata tersebut diucapkan!

A. Kapan Menggunakan "A"?

Gunakan A jika kata benda di belakangnya diawali dengan bunyi konsonan (huruf mati) seperti b, c, d, f, g, j, k, p, dan seterusnya.

·         A book (Sebuah buku dibaca buk)

·         A cat (Seekor kucing dibaca ket)

·         A university (Sebuah universitas)

⚠️ Kenapa "A University"?

Perhatikan kata university. Huruf pertamanya memang huruf vokal 'u', tapi saat diucapkan, bunyinya adalah "Yew-ni-ver-si-ty" (diawali bunyi 'Y' yang merupakan konsonan). Jadi, yang benar adalah A university, bukan An university.

B. Kapan Menggunakan "An"?

Gunakan An jika kata benda di belakangnya diawali dengan bunyi vokal (huruf hidup) yaitu suara A, I, U, E, O.

·         An apple (Sebuah apel diawali bunyi 'A')

·         An egg (Sebutir telur diawali bunyi 'E')

·         An hour (Satu jam)

⚠️ Kenapa "An Hour"?

Huruf pertama dari hour adalah huruf mati 'h'. Namun, dalam bahasa Inggris, huruf 'h' di kata tersebut tidak dibaca alias senyap (silent H). Cara bacanya adalah "Aur" (diawali bunyi vokal 'A'). Oleh karena itu, kita harus menggunakan An hour, bukan A hour.

2. Mengenal Kelompok Spesifik: THE

Berbeda dengan saudaranya yang pemilih, kata The ini adalah artikel yang sangat fleksibel. Kamu bebas memasangkannya dengan benda tunggal (singular), benda jamak (plural), maupun benda yang tidak bisa dihitung (uncountable).

Kunci utama menggunakan The adalah spesifik. Gunakan kata ini ketika kamu dan lawan bicaramu sudah tahu persis benda, orang, atau tempat spesifik mana yang sedang dimaksud.

Kapan Kita Harus Memakai "The"?

Agar lebih mudah dibayangkan, mari kita lihat 3 situasi utama penggunaan The:

Situasi A: Benda Tersebut Sudah Disebutkan Sebelumnya

Saat kamu pertama kali menyebutkan suatu benda, gunakan A atau An. Tapi, saat kamu menyebutkan benda yang sama untuk kedua kalinya dan seterusnya, gunakan The.

·         Contoh: "I bought a shirt yesterday. The shirt is blue."

(Saya membeli sebuah kemeja kemarin [masih umum]. Kemeja yang itu berwarna biru [sudah spesifik kemeja yang dibeli kemarin]).

Situasi B: Hanya Ada Satu-satunya di Dunia

Gunakan The untuk objek unik yang jumlahnya memang cuma ada satu secara universal atau di lingkungan tersebut.

·         The sun is shining brightly. (Matahari cuma ada satu di tata surya kita).

·         The moon looks beautiful tonight. (Bulan).

·         Where is the bathroom? (Diucapkan saat bertamu, karena biasanya kamar mandi di area rumah tersebut sudah jelas posisinya).

Situasi C: Menunjukkan Tingkatan "Paling" (Superlative)

Setiap kali kamu menggunakan kata sifat yang bermakna "paling" (seperti paling tinggi, paling pintar, paling bagus), kamu wajib menaruh The di depannya.

·         She is the smartest student in class. (Dia adalah murid paling pintar di kelas.)

·         This is the best coffee I've ever tasted. (Ini adalah kopi terbaik yang pernah saya rasakan.)

Perbandingan Langsung: Mengubah Makna Kalimat

Biar makin paham bedanya secara visual, coba perhatikan bagaimana perubahan artikel bisa mengubah total maksud dari kalimatmu:

Kalimat

Artikel yang Dipakai

Arti & Maksud di Baliknya

I need a pen.

A (Indefinite)

Saya butuh pulpen apa saja, warna apa saja, merek apa saja. Yang penting bisa buat nulis.

I need the pen.

The (Definite)

Saya butuh pulpen yang itu (misalnya pulpen yang tadi kamu pinjam, atau pulpen hitam milik saya).

He called a doctor.

A (Indefinite)

Dia memanggil seorang dokter umum secara acak karena ada keadaan darurat.

He called the doctor.

The (Definite)

Dia memanggil dokter langganannya atau dokter spesifik yang sudah mereka bicarakan sebelumnya.

Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pemula

Saat belajar menulis artikel blog atau menyusun kalimat, hindari dua jebakan umum ini ya:

1. Memasang Artikel pada Nama Kota atau Negara

Jangan pernah menaruh a, an, atau the di depan nama orang, nama kota, atau sebagian besar nama negara.

·         I want to visit the Tokyo.

·         I want to visit Tokyo.

·         (Kecuali untuk negara berbentuk perserikatan/kepulauan seperti The United States atau The Philippines).

2. Memasang "A/An" pada Benda Jamak

Ingat, A/An itu artinya "satu". Jadi jangan ditabrakkan dengan benda yang banyak.

·         I see a beautiful flowers.

·         I see beautiful flowers. atau I see the beautiful flowers.

Kuis Mini: Tes Ketajaman Instingmu!

Coba isi titik-titik di bawah ini dengan artikel A, An, atau The. Tulis jawabanmu di selembar kertas ya!

1.     My father is __________ honest man.

2.     Would you like __________ cup of coffee?

3.     Look at __________ sky! It looks like it's going to rain.

4.     I saw __________ elephant at the zoo. __________ elephant was very big.

Kunci Jawaban & Pembahasan:

1.     An (Kata honest dibaca "onest", diawali bunyi vokal 'O').

2.     A (Karena cup diawali bunyi konsonan 'K').

3.     The (Karena sky atau langit hanya ada satu dan sudah pasti spesifik).

4.     An , The (Penyebutan pertama pakai An elephant [masih umum], penyebutan kedua pakai The elephant [spesifik gajah yang dilihat tadi]).

Kesimpulan

Menguasai rahasia artikel A, An, dan The sebenarnya hanya memerlukan satu kunci: kepekaan terhadap bunyi dan tingkat kepastian benda. Jika bendanya masih bebas/umum, gunakan A atau An tergantung bunyi depannya. Jika bendanya sudah pasti dan jelas yang mana, langsung pasang The.

Jangan takut salah saat mulai mempraktikkannya dalam tulisan atau percakapan sehari-hari. Semakin sering digunakan, insting bahasamu akan terbentuk dengan sendirinya!

Happy learning, and see you in tomorrow's lesson!

 

 

Friday, August 7, 2026

Kapan Harus Menggunakan Much dan Kapan Banyak? Panduan Lengkap Anti-Tertukar!

 


Bayangkan kamu sedang berada di sebuah kafe luar negeri, lalu ingin bertanya kepada barista, "Apakah kopinya pakai banyak gula?"

Di dalam kepala, kamu mungkin mulai menerjemahkannya secara acak:

“Is there many sugar in the coffee?” atau “Is there much sugar in the coffee?”

Nah, situasi seperti ini sering banget bikin pemula maju-mundur saat ingin berbicara atau menulis dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Indonesia, kita sangat dimanjakan karena kata "banyak" bisa dipakai untuk benda apa saja. Kita bisa bilang banyak orang, banyak uang, banyak air, maupun banyak buku.

Namun, dalam bahasa Inggris, kata "banyak" itu punya wilayah kekuasaannya masing-masing yang diwakili oleh Much dan Many.

Di artikel Minggu 7 - Hari 48 ini, kita akan mengupas tuntas kapan kamu harus memakai Much dan kapan harus memakai Many agar struktur kalimatmu makin jempolan dan tidak kaku lagi. Yuk, simak pembahasannya!

Jembatan Ingatan: Ingat Lagi Jenis Kata Bendanya!

Sebelum kita melompat ke aturan Much dan Many, ada satu syarat mutlak yang wajib kamu kuasai terlebih dahulu. Kamu harus tahu apakah kata benda yang ingin kamu sebutkan itu bisa dihitung (Countable) atau tidak bisa dihitung (Uncountable).

Jika kamu melewatkan materi hari sebelumnya, ini ringkasan super cepatnya:

·         Countable Nouns (Bisa Dihitung): Benda berwujud padat yang bisa kamu tunjuk satu per satu dengan jari dan jelas jumlahnya. Contoh: book, car, friend, apple, dollar.

·         Uncountable Nouns (Tidak Bisa Dihitung): Benda yang berupa cairan, gas, bubuk halus, butiran kecil, atau konsep abstrak yang mustahil kamu hitung satu per satu tanpa alat bantu wadah/timbangan. Contoh: water, sugar, money, time, love, information.

Kalau kamu sudah bisa membedakan kedua jenis benda ini, memahami Much vs Many akan menjadi sangat mudah!

1. Si Raja Benda Jamak: MANY

Aturan pertama, Many digunakan khusus untuk menyatakan jumlah banyak pada kata benda yang bisa dihitung (Countable Nouns) dan jumlahnya jamak (lebih dari satu).

Karena Many berpasangan dengan benda yang bisa dihitung dalam jumlah banyak, maka kata benda di belakangnya wajib hukumnya memakai akhiran "-s" atau "-es" (atau bentuk jamak tidak beraturan).

Contoh Penggunaan Many:

·         Many books (Banyak buku)

·         Many friends (Banyak teman)

·         Many cars (Banyak mobil)

·         Many people (Banyak orang bentuk jamak dari person)

Contoh dalam Kalimat:

·         She has many friends at her new school. (Dia punya banyak teman di sekolah barunya.)

·         There are many cars stuck in the traffic jam. (Ada banyak mobil terjebak dalam kemacetan.)

·         How many languages can you speak? (Berapa banyak bahasa yang bisa kamu kuasai?)

2. Si Penguasa Zat dan Konsep: MUCH

Aturan kedua, Much digunakan khusus untuk menyatakan jumlah banyak pada kata benda yang tidak bisa dihitung (Uncountable Nouns).

Karena benda yang tidak bisa dihitung itu selalu dianggap tunggal (singular), maka kata benda di belakang Much TIDAK BOLEH ditambahkan akhiran "-s" atau "-es".

Contoh Penggunaan Much:

·         Much water (Banyak air bukan much waters)

·         Much money (Banyak uang bukan much moneys)

·         Much time (Banyak waktu bukan much times)

·         Much sugar (Banyak gula bukan much sugars)

Contoh dalam Kalimat:

·         I don't have much money left in my wallet. (Saya tidak punya banyak uang tersisa di dompet.)

·         We don't have much time, please hurry up! (Kita tidak punya banyak waktu, tolong cepat!)

·         How much sugar do you want in your tea? (Berapa banyak gula yang kamu mau di dalam tehmu?)

Perbedaan Karakter: Kalimat Positif vs Kalimat Negatif & Tanya

Ada satu rahasia kecil dalam grammar bahasa Inggris yang jarang disadari oleh pembelajar pemula. Ini berkaitan dengan jenis kalimat yang kita gunakan.

Aturan untuk MUCH:

Kata Much sebenarnya sangat jarang digunakan dalam kalimat positif sehari-hari. Menggunakan much di kalimat positif sering kali terdengar terlalu kaku atau terlalu formal bagi penutur asli (native speakers).

·         Terdengar kaku: I have much homework tonight.

·         Lebih natural: I have a lot of homework tonight. (Saya punya banyak PR malam ini.)

Jadi, kata Much itu lebih sering dan lebih lazim digunakan pada kalimat negatif (penolakan) dan kalimat tanya (interogatif).

·         Kalimat Negatif: I don't drink much water today. (Saya tidak minum banyak air hari ini.)

·         Kalimat Tanya: Did you get much sleep last night? (Apakah kamu banyak tidur semalam?)

Aturan untuk MANY:

Berbeda dengan much, kata Many sangat fleksibel. Kamu bebas menggunakannya di kalimat positif, negatif, maupun kalimat tanya tanpa perlu takut terdengar kaku.

·         Positif: He bought many apples.

·         Negatif: He didn't buy many apples.

·         Tanya: Did he buy many apples?

Tabel Rangkuman Cepat (Simpan di HP-mu!)

Biar kamu gak pusing lagi saat menulis artikel atau belajar, tabel perbandingan di bawah ini bisa kamu jadikan contekan cepat:

Parameter

MUCH

MANY

Jenis Benda

Uncountable (Tidak bisa dihitung)

Countable (Bisa dihitung)

Akhiran Benda

Tanpa "-s / -es" (Much sugar)

Wajib pakai "-s / -es" (Many sugars)

Jenis Kalimat Utama

Lebih sering di Kalimat Negatif & Tanya

Bebas (Positif, Negatif, & Tanya)

Contoh Kata Pasangan

Money, Time, Water, Coffee, Salt

People, Books, Days, Shoes, Phones

Pertanyaan Jumlah

How much...? (Menanyakan harga/zat)

How many...? (Menanyakan jumlah unit)

Trik Penyelamat: Gunakan "A Lot Of"!

Bagaimana kalau di tengah percakapan kamu tiba-tiba blank dan lupa apakah benda tersebut masuk kategori bisa dihitung atau tidak? Jangan panik! Ada satu frasa penyelamat yang super ajaib, yaitu: A LOT OF (atau Lots of).

Frasa A lot of ini memiliki arti "banyak" dan bisa dipakai untuk kedua jenis benda, baik yang bisa dihitung maupun yang tidak bisa dihitung. Frasa ini juga sangat sering dipakai oleh native speaker dalam obrolan santai sehari-hari.

·         I have a lot of friends. (Benar, menggantikan many)

·         I drink a lot of water. (Benar, menggantikan much)

Jadi, kalau ragu di tengah jalan, langsung saja sebut "a lot of"!

Kuis Sore: Yuk Uji Pemahamanmu!

Coba isi titik-titik di bawah ini dengan kata Much atau Many. Jangan mengintip kunci jawabannya dulu ya!

1.     There aren't __________ people in the cinema today.

2.     You put too __________ salt in this soup, it's very salty.

3.     How __________ cost does this jacket?

4.     She has visited __________ countries in Europe.

5.     I don't spend __________ time watching television.

Kunci Jawaban & Pembahasan:

1.     Many (Karena people adalah kata benda jamak yang bisa dihitung).

2.     Much (Karena salt adalah bubuk/butiran yang tidak bisa dihitung).

3.     Much (Kata How much digunakan untuk menanyakan harga atau total biaya).

4.     Many (Karena countries ada akhiran '-es' dan jelas bisa dihitung satu per satu).

5.     Much (Karena time atau waktu dalam konteks umum tidak bisa dihitung).

Kesimpulan

Membedakan Much dan Many sebenarnya hanya masalah pembiasaan logika saja. Ingat baik-baik kuncinya: Many untuk benda yang berwujud satuan jelas (bisa dihitung), sedangkan Much untuk benda yang sifatnya melebur, cair, atau abstrak (tidak bisa dihitung).

Teruslah berlatih menulis kalimat sederhana menggunakan kedua kata ini di buku catatan belajarmu. Sampai jumpa di materi besok pagi! Keep practicing, and see you!

 

 

Menyusun Kalimat dengan Benar - Hari 50: Mengenal Pronouns (Kata Ganti): I, Me, My, Mine, Myself

  Minggu ke-7 perjalanan belajar bahasa Inggris: kuasai lima bentuk kata ganti "aku" dalam satu hari! Pelajari perbedaan mendasar ...