Minggu
4, Hari 28: Percakapan Kasual Tingkat Pemula – Ungkapan untuk Mengakhiri
Percakapan dengan Elegan
Selamat datang di puncak minggu ke-4 perjalanan belajar
bahasa Inggris Anda! Ini adalah hari ke-28, yang berarti Anda hampir
menyelesaikan satu bulan penuh pembelajaran. Kita sudah belajar menyapa (Hari
22), merespons ucapan terima kasih (Hari 23), meminta maaf (Hari 24),
menyatakan setuju/tidak setuju (Hari 25), memesan makanan (Hari 26), dan
meminta tolong (Hari 27). Hari ini, kita akan membahas topik yang sering
dilupakan tetapi sama pentingnya: cara mengakhiri percakapan dengan
elegan.
Bayangkan skenario ini: Anda sedang mengobrol dengan
seseorang, obrolan mulai terasa canggung, Anda sudah tidak tahu harus berkata
apa, tetapi Anda tidak tahu bagaimana cara keluar dari percakapan tersebut
dengan sopan. Akhirnya, Anda hanya terdiam atau tiba-tiba pergi begitu saja.
Rasanya canggung dan kurang menyenangkan, bukan?
Atau bayangkan Anda sedang di pesta, bertemu dengan orang
baru, tetapi Anda harus pergi karena ada urusan lain. Bagaimana Anda
mengatakannya tanpa terdengar kasar atau terburu-buru?
Dalam pelajaran Hari ke-28 ini, kita akan membongkar tuntas
seni mengakhiri percakapan dalam bahasa Inggris. Mengakhiri percakapan dengan
elegan adalah sebuah keterampilan sosial yang sangat dihargai di budaya mana
pun, termasuk di negara-negara berbahasa Inggris. Kami akan memberikan Anda
"koleksi frasa" untuk berbagai situasi, mulai dari percakapan santai
dengan teman hingga percakapan formal di lingkungan kerja.
Mengapa Mengakhiri Percakapan Itu Penting?
Banyak pembelajar bahasa Inggris fokus pada cara memulai percakapan,
tetapi lupa bahwa cara mengakhiri percakapan sama pentingnya.
Berikut alasannya:
1. Kesan
Terakhir yang Baik: Cara Anda mengakhiri percakapan adalah kesan
terakhir yang ditinggalkan. Akhiri dengan baik, dan orang akan mengingat Anda
sebagai orang yang sopan.
2. Menghormati
Waktu Orang Lain: Tidak semua orang memiliki waktu untuk mengobrol
lama. Mengakhiri percakapan dengan sopan menunjukkan bahwa Anda menghargai
waktu mereka.
3. Menghindari
Kecanggungan: Tidak ada yang lebih canggung daripada percakapan yang
"mati" di tengah jalan. Mengetahui cara keluar dengan mulus
menyelamatkan kedua belah pihak.
4. Membangun
Koneksi: Dengan mengakhiri percakapan secara positif, Anda
membuka peluang untuk berbicara lagi di lain waktu.
Bagian 1: Struktur Dasar Mengakhiri Percakapan
Mengakhiri percakapan dengan elegan bukanlah sekadar
tiba-tiba berkata "Goodbye." Ada struktur 3 langkah yang bisa Anda
ikuti agar terdengar alami dan sopan:
1. Berikan
Tanda / Sinyal (Signal): Beri tahu lawan bicara bahwa percakapan akan
segera berakhir. Jangan langsung mengucapkan selamat tinggal.
2. Ungkapkan
Rasa Terima Kasih atau Penghargaan (Appreciation): Katakan
bahwa Anda menikmati percakapan atau menghargai waktu mereka.
3. Ucapkan
Salam Perpisahan (Farewell): Akhiri dengan ucapan selamat
tinggal yang sesuai dengan situasi.
Mari kita bedah setiap langkah dengan berbagai frasa.
Bagian 2: Memberikan Sinyal (Signaling the End)
Ini adalah langkah yang paling penting dan paling sering
dilupakan oleh pemula. Jangan langsung mengucapkan "Goodbye" tanpa
peringatan. Berikan "rambu-rambu" bahwa Anda akan segera pergi.
|
Frasa Sinyal |
Arti / Nuansa |
Kapan
Menggunakannya |
|
"Well..." |
"Baiklah..."
– Ini adalah kata seru yang paling umum untuk memulai akhir percakapan. |
Hampir semua
situasi. |
|
"Anyway..." |
"Bagaimanapun..."
– Ini menunjukkan bahwa Anda ingin mengalihkan ke penutupan. |
Situasi kasual dan
netral. |
|
"I should
get going." |
"Saya harus
pergi." – Ini adalah cara sopan untuk mengatakan bahwa Anda harus
meninggalkan percakapan. |
Situasi kasual dan
netral. |
|
"I should
be going." |
Sama seperti di
atas, sedikit lebih formal. |
Situasi formal. |
|
"I'd
better get going." |
"Sebaiknya saya
pergi." – Ini menunjukkan bahwa Anda merasa ada hal lain yang harus
dilakukan. |
Situasi kasual. |
|
"I have to
run." |
"Saya harus
buru-buru." – Ini menunjukkan bahwa Anda terburu-buru. |
Situasi kasual,
dengan teman. |
|
"I don't
want to take up too much of your time." |
"Saya tidak
ingin menghabiskan terlalu banyak waktu Anda." – Ini sangat sopan dan
menunjukkan bahwa Anda menghargai waktu mereka. |
Situasi formal dan
profesional. |
|
"I'll let
you go." |
"Saya akan
melepaskan Anda." – Ini menunjukkan bahwa Anda sadar lawan bicara
mungkin sibuk. |
Situasi netral dan
formal. |
|
"Let me
not keep you any longer." |
"Biarkan saya
tidak menahan Anda lebih lama." – Ini sangat sopan dan formal. |
Situasi formal. |
Contoh Penggunaan Sinyal:
Anda: "Well, I should get going. I have a meeting
in 15 minutes."
(Anda memberi sinyal bahwa percakapan akan segera berakhir.)
Bagian 3: Mengucapkan Rasa Terima Kasih / Penghargaan
(Appreciation)
Setelah memberi sinyal, ucapkan terima kasih atau katakan
bahwa Anda menikmati percakapan. Ini adalah langkah yang membuat akhir
percakapan terasa hangat dan tidak terburu-buru.
|
Frasa
Penghargaan |
Arti / Nuansa |
|
"It was
nice talking to you." |
"Senang
berbicara dengan Anda." – Ini adalah frasa paling umum dan aman. |
|
"It was
great talking to you." |
"Sangat
menyenangkan berbicara dengan Anda." – Lebih antusias. |
|
"It was a
pleasure talking to you." |
"Ini adalah
suatu kehormatan berbicara dengan Anda." – Lebih formal. |
|
"Thanks
for your time." |
"Terima kasih
atas waktunya." – Sangat sopan, terutama dalam situasi profesional. |
|
"Thank you
for the chat." |
"Terima kasih
atas obrolannya." – Kasual dan ramah. |
|
"I really
appreciate your help." |
"Saya sangat
menghargai bantuan Anda." – Jika percakapan melibatkan bantuan. |
|
"It's been
a pleasure." |
"Ini adalah
suatu kehormatan." – Formal dan elegan. |
|
"Good to
see you again." |
"Senang bertemu
Anda lagi." – Jika Anda sudah pernah bertemu sebelumnya. |
Contoh Penggunaan Penghargaan:
Anda: "Well, I should get going. It was
great talking to you. "
(Sinyal + Penghargaan)
Bagian 4: Ucapan Salam Perpisahan (Farewell)
Ini adalah langkah terakhir. Ucapkan selamat tinggal yang
sesuai dengan situasi dan tingkat kedekatan Anda dengan lawan bicara.
|
Frasa
Perpisahan |
Arti / Nuansa |
Kapan
Menggunakannya |
|
"Goodbye." |
"Selamat
tinggal." – Ini adalah yang paling formal dan agak kaku. |
Situasi sangat
formal atau jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. |
|
"Bye." |
"Sampai jumpa."
– Ini adalah yang paling umum dan kasual. |
Hampir semua
situasi. |
|
"Bye-bye." |
Sama seperti
"Bye", tetapi lebih ramah dan sering digunakan dengan anak-anak. |
Situasi santai. |
|
"See
you." |
"Sampai
jumpa." – Ini sangat umum dan ramah. |
Kasual dan netral. |
|
"See you
later." |
"Sampai jumpa
nanti." – Ini menunjukkan harapan untuk bertemu lagi. |
Kasual dan netral. |
|
"See you
soon." |
"Sampai jumpa
segera." – Jika Anda tahu akan segera bertemu lagi. |
Kasual. |
|
"See you
around." |
"Sampai jumpa
di lain waktu." – Ini lebih tidak terikat, digunakan jika Anda tidak
yakin kapan akan bertemu lagi. |
Kasual. |
|
"Take
care." |
"Hati-hati."
– Ini adalah frasa yang hangat dan penuh perhatian. |
Kasual dan netral. |
|
"Have a
good day." |
"Semoga hari
Anda menyenangkan." – Ini sangat sopan dan ramah. |
Semua situasi. |
|
"Have a
nice day." |
Sama seperti di
atas. |
Semua situasi. |
|
"Have a
good one." |
"Semoga harimu
menyenangkan." – Ini adalah versi kasual dari "Have a good
day." |
Kasual. |
|
"Catch you
later." |
"Sampai ketemu
nanti." – Ini adalah frasa gaul yang sangat kasual. |
Teman dekat. |
|
"Later!" |
"Nanti!" –
Ini adalah frasa gaul yang sangat singkat. |
Teman dekat. |
|
"Peace!" |
"Damai!" –
Ini adalah frasa gaul yang sering digunakan oleh anak muda. |
Teman dekat. |
Bagian 5: Mengakhiri Percakapan di Telepon
Mengakhiri percakapan telepon memiliki nuansa yang sedikit
berbeda karena Anda tidak bisa melihat bahasa tubuh lawan bicara. Berikut
adalah frasa khusus untuk telepon.
|
Frasa untuk
Telepon |
Arti / Nuansa |
|
"I'd
better go now." |
"Sebaiknya saya
pergi sekarang." – Sinyal bahwa Anda ingin menutup telepon. |
|
"I have to
hang up now." |
"Saya harus
menutup telepon sekarang." – Langsung dan jelas. |
|
"I'll call
you back later." |
"Saya akan
menelepon Anda kembali nanti." – Jika Anda terputus atau tidak bisa
bicara lama. |
|
"Let's
catch up again soon." |
"Mari kita
bertemu lagi segera." – Untuk teman. |
|
"Thanks
for calling." |
"Terima kasih
sudah menelepon." – Jika Anda menerima panggilan. |
|
"Thanks
for your time on the phone." |
"Terima kasih
atas waktu Anda di telepon." – Formal. |
Contoh Dialog Telepon:
Anda: "Well, I'd better go now. I have another
call coming in."
Teman: "Oh, okay. No problem."
Anda: "It was great talking to you. Let's catch up again
soon."
Teman: "Sure. Bye!"
Anda: "Bye! Take care."
Bagian 6: Mengakhiri Percakapan di Tempat Kerja (Profesional)
Di lingkungan kerja, Anda perlu lebih berhati-hati. Gunakan
frasa yang menunjukkan profesionalisme dan rasa hormat.
|
Situasi |
Frasa yang
Digunakan |
|
Setelah Rapat |
"Well, I think
that covers everything. Thanks for your time, everyone. See you tomorrow." |
|
Dengan Atasan |
"I don't want
to take up too much of your time. Thank you for the discussion, Sir. Have a
good day." |
|
Dengan Klien |
"It was a
pleasure speaking with you today. I look forward to working with you.
Goodbye." |
|
Dengan Rekan
Kerja |
"I should get
back to work now. It was nice chatting with you. Catch you later." |
|
Di Akhir Email
/ Surat |
"Thank you for
your attention. I look forward to your response. Yours sincerely..."
(Formal) |
Contoh Dialog Profesional:
Anda (setelah meeting dengan klien): "Well, I
think we've covered all the main points. Thank you for your time,
Mr. Davis. It was a pleasure speaking with you today. I
look forward to working together on this project."
Mr. Davis: "Thank you too, Andi. I'm looking forward to it as
well. Goodbye."
Anda: "Goodbye, Mr. Davis. Have a great day."
Bagian 7: Mengakhiri Percakapan ketika Anda Ingin
Meninggalkan Pesta atau Acara Sosial
Dalam acara sosial, Anda tidak bisa begitu saja pergi tanpa
pamit. Ini disebut "Irish goodbye" (pergi tanpa pamit) dan dianggap
tidak sopan di banyak budaya. Gunakan frasa berikut.
|
Frasa untuk
Acara Sosial |
Arti / Nuansa |
|
"I'm
afraid I have to go now." |
"Saya takut
saya harus pergi sekarang." – Sopan dan lembut. |
|
"I hate to
run, but I have to go." |
"Saya tidak
suka terburu-buru, tetapi saya harus pergi." – Kasual. |
|
"It's
getting late. I should get going." |
"Hari sudah
malam. Saya harus pergi." – Sangat umum. |
|
"I've got
an early start tomorrow, so I'd better head off." |
"Saya harus
bangun pagi besok, jadi saya harus pergi." – Memberikan alasan yang
jelas. |
|
"Thanks
for having me. I had a wonderful time." |
"Terima kasih
sudah mengundang saya. Saya bersenang-senang." – Untuk tuan rumah. |
|
"It was a
lovely party." |
"Ini adalah
pesta yang menyenangkan." – Pujian untuk tuan rumah. |
Contoh Dialog di Pesta:
Anda: "Well, it's getting late. I should
get going. "
Tuan Rumah: "Oh, already? It's still early!"
Anda: "I know, but I've got an early start tomorrow. Thank
you so much for having me. I had a wonderful time. "
Tuan Rumah: "I'm glad you did. Drive safely!"
Anda: "Thanks! Goodnight and take care. "
Bagian 8: Mengakhiri Percakapan yang Membosankan atau Tidak
Nyaman (Dengan Sopan)
Kadang-kadang, Anda terjebak dalam percakapan yang
membosankan atau tidak nyaman. Anda tidak ingin bersikap kasar, tetapi Anda
benar-benar ingin pergi. Berikut adalah cara keluar dengan elegan.
|
Frasa untuk
Keluar dari Percakapan yang Canggung |
Arti / Nuansa |
|
"I think I
see someone I need to talk to. Excuse me." |
"Saya rasa saya
melihat seseorang yang perlu saya ajak bicara. Permisi." – Sangat umum
di pesta. |
|
"I need to
use the restroom. I'll be right back." |
"Saya perlu ke
kamar kecil. Saya akan kembali." – Ini adalah "kartu keluar"
klasik. |
|
"I'm going
to grab another drink. Nice talking to you!" |
"Saya akan
mengambil minuman lagi. Senang berbicara dengan Anda!" – Kasual. |
|
"Let me
just go and say hi to a friend over there." |
"Biarkan saya
pergi dan menyapa teman di sana." – Sopan. |
|
"I'm sorry
to interrupt, but I need to check something." |
"Maaf menyela,
tetapi saya perlu memeriksa sesuatu." – Untuk situasi darurat kecil. |
Bagian 9: Gabungan Semua Frasa (Struktur Lengkap)
Mari kita lihat bagaimana ketiga langkah (Sinyal +
Penghargaan + Perpisahan) digabungkan dalam beberapa contoh.
Contoh 1: Kasual (Dengan Teman)
Anda: "Well, I should get going. The traffic gets
really bad after 5 PM. It was great talking to you. Let's do
this again soon! Catch you later! "
Contoh 2: Netral (Dengan Rekan Kerja)
Anda: "Anyway, I'd better get back to my
desk. Thanks for your time. I really appreciate your input on
this project. See you tomorrow. "
Contoh 3: Formal (Dengan Atasan)
Anda: "I don't want to take up too much of your
time, Sir. Thank you for the discussion. It was a pleasure speaking
with you. Have a good day. "
Contoh 4: Di Pesta (Sosial)
Anda: "It's getting late, and I have a long drive
home. Thanks for having me. I had a wonderful time
tonight. Goodnight, everyone! Take care. "
Bagian 10: Kesalahan Umum Saat Mengakhiri Percakapan
1. Langsung
Pergi Tanpa Pamit (Irish Goodbye): Ini dianggap tidak sopan di
sebagian besar budaya Barat. Selalu ucapkan selamat tinggal.
2. Hanya
Mengucapkan "Bye" Tanpa Sinyal: Mengucapkan
"Bye" secara tiba-tiba bisa membuat lawan bicara terkejut. Berikan
sinyal terlebih dahulu.
3. Terlalu
Banyak Alasan: Memberi satu alasan sudah cukup. Jangan membuat daftar
panjang alasan mengapa Anda harus pergi.
4. Tidak
Membalas Ucapan Perpisahan: Jika seseorang mengucapkan "Have a good
day", jangan hanya diam. Balas dengan "You too!" atau
"Thanks, you too!"
Bagian 11: Latihan Hari Ini
Latihan 1: Susunlah kalimat penutup
percakapan yang elegan untuk situasi berikut dengan menggunakan struktur 3
langkah (Sinyal + Penghargaan + Perpisahan).
1. Situasi: Anda
sedang mengobrol dengan teman di kafe, tetapi Anda harus pergi karena ada
janji.
o Jawaban: "Well,
I should get going. I have a doctor's appointment at 3 PM. It was great
catching up with you. See you later!"
2. Situasi: Anda
baru saja selesai berbicara dengan atasan tentang proyek baru.
o Jawaban: "I
don't want to take up too much of your time. Thank you for the guidance, Sir.
It was a pleasure. Have a productive day."
3. Situasi: Anda
di pesta dan ingin pergi lebih awal karena kelelahan.
o Jawaban: "It's
getting late, and I'm feeling a bit tired. Thanks for having me. I had a lovely
evening. Goodnight, everyone!"
Latihan 2: Ubah penutup percakapan yang
buruk ini menjadi lebih elegan.
|
Buruk (Terlalu
Mendadak) |
Elegan (Sinyal
+ Penghargaan + Perpisahan) |
|
"Bye."
(tanpa peringatan) |
"Well, I'd
better go. It was nice talking to you. Bye!" |
|
"I have to
go." (tanpa terima kasih) |
"I should get
going. Thanks for your time. See you around." |
|
(Diam dan
pergi) |
"Anyway, I'll
let you go. It was great seeing you. Take care!" |
Kesimpulan
Selamat! Anda sekarang telah menguasai seni mengakhiri
percakapan dengan elegan dalam bahasa Inggris. Ini adalah keterampilan yang
akan membuat Anda terlihat lebih dewasa, percaya diri, dan sopan di mata orang
lain.
Ingatlah 3 Langkah Emas untuk mengakhiri
percakapan:
1. Berikan
Sinyal: Well... / Anyway... / I should get going...
2. Ucapkan Penghargaan: It
was nice talking to you. / Thanks for your time.
3. Ucapkan
Perpisahan: Bye! / See you later! / Take care!
Dan jangan lupa 3 Aturan Penting:
- Jangan
langsung pergi tanpa pamit.
- Jangan
lupa mengucapkan "Thank you" atau "It was nice".
- Selalu
balas ucapan perpisahan orang lain.
Dengan menguasai keterampilan ini, Anda tidak hanya akan
menjadi pembicara yang lebih baik, tetapi juga pendengar yang lebih dihargai.
Orang-orang akan senang berbicara dengan Anda karena mereka tahu Anda akan
mengakhiri percakapan dengan cara yang hangat dan sopan.
Selamat! Anda telah menyelesaikan Minggu ke-4. Mulai besok,
Anda akan memasuki minggu ke-5 di mana kita akan belajar tentang topik-topik
percakapan untuk pemula (seperti cuaca, hobi, keluarga, dan
pekerjaan). Anda sudah memiliki fondasi yang kuat untuk memulai percakapan,
mempertahankannya, dan mengakhirinya dengan elegan. Keep practicing,
keep ending your conversations with grace, and keep learning!