Hari 2: Perbedaan Mendasar antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
Pendahuluan
Salah satu alasan mengapa banyak pemula merasa kesulitan
belajar bahasa Inggris adalah karena mereka mencoba menerjemahkan bahasa
Indonesia kata demi kata. Padahal, bahasa Inggris memiliki struktur, pola, dan
cara berpikir yang berbeda dengan bahasa Indonesia.
Bayangkan Anda sedang belajar mengendarai kendaraan
baru. Jika sebelumnya Anda terbiasa mengendarai sepeda, lalu mencoba
mengendarai mobil, tentu ada beberapa aturan yang berbeda. Namun, bukan berarti
mobil lebih sulit dikendarai. Anda hanya perlu memahami cara kerjanya.
Begitu pula dengan bahasa Inggris. Banyak orang
menganggap bahasa Inggris sulit karena mereka belum memahami perbedaan mendasar
antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Setelah mengetahui perbedaannya,
proses belajar akan terasa jauh lebih mudah.
Pada materi hari kedua ini, kita akan mempelajari
beberapa perbedaan utama antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang wajib
diketahui oleh setiap pemula.
Mengapa Memahami Perbedaan Ini Penting?
Ketika belajar bahasa Inggris, kita tidak hanya
mempelajari kosakata baru. Kita juga belajar cara menyusun kata menjadi
kalimat.
Jika kita memahami pola dasar bahasa Inggris sejak awal,
maka kita akan:
- Lebih
cepat membuat kalimat.
- Lebih
mudah memahami percakapan.
- Tidak
terlalu bergantung pada terjemahan.
- Lebih
percaya diri saat berbicara.
Memahami perbedaan ini ibarat mengetahui peta sebelum
memulai perjalanan.
1. Susunan Kalimat Bahasa Inggris Lebih Ketat
Bahasa Indonesia relatif fleksibel dalam susunan kata.
Contoh:
- Saya
makan nasi.
- Nasi
saya makan.
Kedua kalimat tersebut masih dapat dipahami.
Namun dalam bahasa Inggris, susunan kata jauh lebih
ketat.
Contoh:
I eat rice.
Urutannya:
Subject + Verb + Object
- I =
Saya
- eat =
makan
- rice =
nasi
Jika urutannya diubah menjadi:
Rice I eat
Kalimat tersebut terdengar tidak alami dalam percakapan
sehari-hari.
Karena itu, salah satu kunci belajar bahasa Inggris
adalah membiasakan diri dengan pola:
S + V + O
Contoh lain:
- I drink
water.
- She
reads a book.
- They
play football.
2. Bahasa Inggris Selalu Membutuhkan Kata Kerja
Dalam bahasa Indonesia, kita sering membuat kalimat
tanpa kata kerja.
Contoh:
- Saya
guru.
- Dia
cantik.
- Mereka
di rumah.
Kalimat-kalimat tersebut sudah benar dalam bahasa
Indonesia.
Namun dalam bahasa Inggris, kita memerlukan kata kerja
penghubung (to be).
Contohnya:
- Saya
guru.
- I
am a teacher.
- Dia
cantik.
- She
is beautiful.
- Mereka
di rumah.
- They
are at home.
Kata:
- am
- is
- are
sangat penting dalam bahasa Inggris.
Inilah salah satu perbedaan yang paling sering membuat
pemula bingung.
3. Bahasa Inggris Memiliki Bentuk Waktu (Tenses)
Bahasa Indonesia tidak banyak berubah berdasarkan waktu.
Contoh:
- Saya
makan sekarang.
- Saya
makan kemarin.
- Saya
makan besok.
Kata "makan" tetap sama.
Namun dalam bahasa Inggris, bentuk kata kerja dapat
berubah sesuai waktu.
Contoh:
Sekarang:
I eat rice.
Kemarin:
I ate rice.
Sudah makan:
I have eaten rice.
Karena itu, bahasa Inggris mengenal konsep yang disebut
tenses.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu menguasai semua tenses
sekaligus. Untuk tahap awal, cukup fokus pada bentuk yang paling sering
digunakan.
4. Penggunaan Kata Ganti Lebih Beragam
Bahasa Indonesia hanya mengenal beberapa kata ganti
sederhana.
Contohnya:
- Saya
- Kamu
- Dia
- Mereka
Dalam bahasa Inggris, setiap kata ganti memiliki
pasangan yang berbeda.
|
Bahasa Indonesia |
Bahasa Inggris |
|
Saya |
I |
|
Kamu |
You |
|
Dia laki-laki |
He |
|
Dia perempuan |
She |
|
Itu |
It |
|
Kami/Mereka |
We/They |
Contoh:
- He is
my friend.
- She is
my sister.
- They
are students.
Bahasa Inggris membedakan jenis kelamin untuk kata ganti
orang ketiga.
5. Pengucapan dan Penulisan Sering Berbeda
Dalam bahasa Indonesia, kita membaca kata sesuai tulisan.
Contoh:
- Buku
- Rumah
- Sekolah
Apa yang ditulis hampir sama dengan yang diucapkan.
Dalam bahasa Inggris, hal ini tidak selalu berlaku.
Contoh:
- Enough
dibaca "inaf".
- Through
dibaca "thru".
- Knife
dibaca "naif".
Karena itu, saat belajar bahasa Inggris jangan hanya
membaca. Anda juga perlu mendengarkan cara pengucapannya.
Cara terbaik adalah:
- Menonton
video bahasa Inggris.
- Mendengarkan
podcast.
- Menggunakan
aplikasi kamus yang memiliki fitur audio.
6. Bahasa Inggris Menggunakan Artikel
Bahasa Indonesia tidak mengenal artikel seperti:
- a
- an
- the
Namun dalam bahasa Inggris, artikel sering digunakan.
Contoh:
Saya membeli buku.
Bahasa Inggris:
I bought a book.
Saya melihat mobil itu.
I saw the car.
Perbedaannya:
- a/an =
sebuah, seekor, seorang (umum)
- the =
yang spesifik atau sudah diketahui
Memang terlihat sederhana, tetapi artikel merupakan
bagian penting dalam bahasa Inggris.
7. Kata Sifat Berada Sebelum Kata Benda
Dalam bahasa Indonesia:
- Rumah
besar
- Mobil
merah
- Buku
baru
Polanya:
Kata benda + Kata sifat
Sedangkan dalam bahasa Inggris:
- Big
house
- Red car
- New
book
Polanya:
Kata sifat + Kata benda
Ini adalah kebiasaan yang perlu dilatih sejak awal.
Perhatikan contoh berikut:
Bahasa Indonesia:
"Mobil merah."
Bahasa Inggris:
"Red car."
Bukan:
"Car red."
8. Bentuk Jamak dalam Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia biasanya menggunakan pengulangan.
Contoh:
- Buku-buku
- Anak-anak
- Mobil-mobil
Dalam bahasa Inggris, bentuk jamak biasanya cukup
menambahkan huruf "s" atau "es".
Contoh:
- Book →
Books
- Car →
Cars
- Student
→ Students
Kalimat:
Saya memiliki dua buku.
Bahasa Inggris:
I have two books.
Karena jumlahnya lebih dari satu, kata "book"
berubah menjadi "books".
9. Pertanyaan Dibentuk dengan Cara Berbeda
Dalam bahasa Indonesia:
- Kamu
suka kopi?
- Dia
pergi?
- Mereka
datang?
Kita hanya mengubah intonasi suara.
Dalam bahasa Inggris biasanya menggunakan kata bantu.
Contoh:
- Do you
like coffee?
- Does
she go?
- Are
they coming?
Karena itu, ketika membuat pertanyaan dalam bahasa
Inggris, kita sering membutuhkan kata seperti:
- Do
- Does
- Did
- Is
- Are
- Am
10. Bahasa Inggris Lebih Langsung
Bahasa Inggris cenderung menggunakan kalimat yang
singkat dan langsung.
Contoh:
Bahasa Indonesia:
"Saya ingin memberitahukan kepada Anda bahwa saya
sedang berada di rumah."
Bahasa Inggris:
I am at home.
Bahasa Inggris sering mengutamakan kejelasan dan
efisiensi.
Oleh karena itu, saat belajar jangan mencoba
menerjemahkan seluruh kalimat Indonesia secara harfiah.
Fokuslah pada makna yang ingin disampaikan.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula
Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:
Kesalahan 1
Saya guru.
❌ I teacher.
✅ I am a teacher.
Kesalahan 2
Mobil merah.
❌ Car red.
✅ Red car.
Kesalahan 3
Dia cantik.
❌ She beautiful.
✅ She is beautiful.
Kesalahan 4
Saya punya dua buku.
❌ I have two book.
✅ I have two books.
Cara Mudah Beradaptasi dengan Bahasa Inggris
Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda lebih
cepat memahami pola bahasa Inggris:
1. Jangan Terjemahkan Kata per Kata
Fokuslah pada makna kalimat.
2. Pelajari Pola Kalimat
Biasakan menggunakan pola:
Subject + Verb + Object
3. Dengarkan Bahasa Inggris Setiap Hari
Meski hanya 10–15 menit, kebiasaan ini sangat membantu.
4. Latihan Menulis Kalimat Pendek
Contoh:
- I am
happy.
- I like
coffee.
- She is
a teacher.
- They
play football.
5. Jangan Takut Salah
Semua pembelajar bahasa Inggris pernah membuat
kesalahan.
Kesalahan adalah bagian dari proses menuju kemajuan.
Latihan Hari Ini
Terjemahkan kalimat berikut ke dalam bahasa Inggris:
- Saya
seorang siswa.
- Dia
cantik.
- Kami
bermain sepak bola.
- Saya
memiliki dua buku.
- Rumah
besar itu indah.
Cobalah menjawab sendiri sebelum melihat referensi atau
kamus.
Kesimpulan
Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris memiliki banyak
perbedaan, terutama dalam susunan kalimat, penggunaan kata kerja, tenses, kata
sifat, serta bentuk jamak. Perbedaan-perbedaan ini sering membuat pemula merasa
bahasa Inggris sulit.
Padahal, setelah memahami pola dasarnya, bahasa Inggris
justru menjadi lebih mudah dipelajari. Kuncinya adalah berhenti menerjemahkan
kata demi kata dan mulai memahami cara kerja bahasa Inggris sebagai sebuah
sistem yang berbeda.
Ingatlah bahwa tujuan Anda bukan menjadi sempurna dalam
satu hari, melainkan memahami sedikit demi sedikit setiap hari. Dengan memahami
perbedaan mendasar antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sejak awal, Anda
telah membangun fondasi yang kuat untuk perjalanan belajar berikutnya.
Pada materi selanjutnya, kita akan mulai mengenal kosakata dasar yang paling
sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.