Menguasai Bentuk Kata Kerja (Verb Forms) dalam Bahasa Inggris: Panduan
Praktis untuk Pemula
![]() |
| Suherman. (2016) |
Halo Sahabat Belajar Bahasa
Inggris! 👋
Saat belajar bahasa Inggris, salah
satu tantangan terbesar yang sering kita hadapi adalah perubahan bentuk kata
kerja. Berbeda dengan bahasa Indonesia yang kata kerjanya tetap sama (misal:
"makan" kemarin dan "makan" besok tidak berubah), bahasa
Inggris punya aturan mainnya sendiri.
Hari ini, kita akan membedah tuntas
apa itu Verb (Kata Kerja) dan bagaimana bentuk-bentuknya berubah
berdasarkan waktu penggunaannya. Materi ini kita rangkum langsung dari buku
tata bahasa populer Top Grammar: A Guide to Write English karya
Suherman.
Yuk, kita bahas bareng-bareng!
Apa itu Verb?
Sebelum melangkah lebih jauh, mari
kita pahami dulu pengertiannya.
Verb adalah kata yang menunjukkan adanya aktivitas (baik berupa
tingkah laku, tindakan, perbuatan, atau pun gerak kegiatan), dan juga kata yang
menunjukkan suatu keadaan atau kondisi.
Jadi, apa pun yang kamu lakukan atau
rasakan, kemungkinan besar itu dinyatakan dengan verb.
Jenis-Jenis Verb Berdasarkan Bentuknya
Secara umum, bentuk kata kerja dalam
bahasa Inggris dibagi menjadi beberapa kelompok utama yang disesuaikan dengan
waktu kejadiannya (tenses). Mari kita bedah satu per satu:
1. Present Form (/V_1/)
Bentuk kata kerja ini digunakan
untuk menyatakan kejadian di masa sekarang (tenses dunia present).
Nah, /V_1/ ini ternyata dibagi lagi menjadi dua jenis:
- Bare Infinitive:
Kata kerja dasar murni tanpa tambahan apa pun.
- Contoh:
be, do, go, have, study, put
A. Bare Infinitive (Kata Kerja Dasar Murni)
Bare
Infinitive adalah bentuk kata kerja asal atau dasar yang belum mengalami
perubahan apa pun. Artinya, kata kerja ini tidak ditambah akhiran -s/-es, tidak ditambah -ing, tidak diubah menjadi bentuk lampau (past), dan tidak didahului oleh kata “to”. Di dalam kamus bahasa Inggris, kata kerja yang kamu
lihat pertama kali sebelum berubah bentuk adalah Bare Infinitive. 1. Pengayaan Contoh Kata
(Vocabulary Expansion)
Mari kita perkaya contohnya berdasarkan jenis
aktivitasnya agar pembaca blogmu memiliki banyak kosakata baru: ·
Aktivitas Sehari-hari (Daily Activities): o eat (makan), drink (minum), sleep (tidur), read (membaca), write (menulis), speak (bicara). ·
Aktivitas Fisik/Gerakan (Physical Action): o run (berlari), walk (berjalan), sit (duduk), stand (berdiri), jump (melompat). ·
Kata Kerja Mental/Pikiran (Mental Verbs): o think (berpikir), know (tahu), understand (paham), remember (ingat), forget (lupa). 2. Kapan Kita Harus Menggunakan
Bare Infinitive?
Seringkali pembelajar pemula bingung kapan harus
menggunakan kata kerja murni ini. Di dalam kalimat, Bare Infinitive wajib digunakan pada
kondisi-kondisi berikut: a.
Setelah Modal Auxiliaries (Kata Kerja Bantu) Jika dalam kalimat terdapat kata bantu seperti can, will, must, should, may, atau
could, maka kata kerja setelahnya wajib menggunakan Bare Infinitive (tidak boleh ditambah s/es atau ing meskipun subjeknya
tunggal). ·
Contoh salah: He can ~~speaks~~ English. / She will
~~studying~~ tomorrow. ·
Contoh benar: o He
can speak English.
(Dia bisa bicara
bahasa Inggris) o She
will study
tomorrow. (Dia akan
belajar besok) o We
must go now. (Kita harus pergi
sekarang) b. Dalam
Kalimat Perintah (Imperative Sentences) Ketika kamu ingin memberikan instruksi, perintah,
atau ajakan kepada seseorang, gunakanlah Bare Infinitive di awal kalimat. ·
Contoh: o Sit down, please! (Silakan duduk!) o Open the window. (Buka jendelanya.) o Read this book. (Bacalah buku ini.) c.
Setelah Kata Kerja Penyebab (Causative Verbs: Let & Make) Ketika kita menyuruh atau mengizinkan seseorang
melakukan sesuatu menggunakan kata let (membiarkan) atau make (membuat/memaksa), kata kerja aktivitasnya
harus berupa Bare Infinitive. ·
Contoh: o My
mom lets me go to
the party. (Ibu
mengizinkanku pergi ke pesta) -> Bukan "to go" atau "goes". o Don't
make me cry. (Jangan buat aku
menangis) -> Bukan
"crying". 3. Tabel Perbandingan:
Bare Infinitive vs Bentuk Lain
Agar pembaca blogmu tidak tertukar, berikut adalah
tabel perbandingan antara kata kerja murni (Bare Infinitive) dengan bentuk yang sudah berubah:
Tips
untuk Pembaca: "Ingat ya, Bare Infinitive adalah pondasi utama. Sebelum kamu
belajar mengubah kata kerja ke bentuk masa lalu (V_2) atau bentuk sedang
berlangsung (-ing),
kamu harus menguasai kata kerja dasarnya terlebih dahulu!" |
- Additional Infinitive (/V_1 + s/es/): Kata kerja dasar yang diberi akhiran -s atau -es
(digunakan jika subjeknya tunggal seperti He, She, It).
- Contoh:
is/am/are, does, goes, has, studies, puts
B. Additional Infinitive ($V_1 + s/es$)
Additional
Infinitive adalah kata kerja dasar (Bare Infinitive) yang mendapatkan akhiran atau
tambahan huruf -s atau -es. Kapan kita menggunakannya? Bentuk ini wajib digunakan pada kalimat Simple Present Tense (masa
sekarang) jika subjek kalimatnya adalah orang ketiga tunggal, yaitu: ·
He (Dia laki-laki) ·
She (Dia perempuan) ·
It (Benda/hewan tunggal) ·
Nama orang/benda tunggal (Contoh: Andi, My mother, The cat) 1. Aturan Penambahan -s
dan -es (Spelling Rules)
Ternyata kita tidak bisa asal menempelkan huruf
"-s" di belakang kata kerja, lho! Ada aturan ejaan yang harus
diikuti berdasarkan huruf terakhir dari kata kerja tersebut: a.
Ditambah "-es" jika kata kerja berakhir dengan huruf: ch, sh, s, x, z, dan o ·
go >>> goes (pergi) ·
do >>> does (mengerjakan) ·
watch >>> watches (menonton) ·
wash >>> washes (mencuci) ·
fix >>> fixes (memperbaiki) b. Jika
kata kerja berakhir dengan huruf akhiran "y" setelah huruf mati
(konsonan): Ubah huruf "y" menjadi "i", lalu tambahkan "-es". ·
study >>> studies (belajar) ·
cry >>> cries (menangis) ·
fly >>> flies (terbang) Catatan
penting: Jika huruf sebelum "y" adalah huruf hidup/vokal (a, i, u, e, o), maka cukup
ditambah "-s"
saja. Contoh: play >>> plays, buy >>>
buys. c. Untuk
kata kerja umum lainnya: Cukup ditambah "-s" ·
put >>> puts (meletakkan) ·
eat >>> eats (makan) ·
write >>> writes (menulis) ·
read >>> reads (membaca) 2. Pengayaan Contoh
Khusus (Auxiliary & Irregular Verbs)
Berdasarkan kutipan buku Top Grammar, ada beberapa bentuk Additional Infinitive yang
unik karena mengalami perubahan bentuk kata, bukan sekadar ditambah huruf: ·
Perubahan kata Have: Kata dasar have (mempunyai) berubah total menjadi has jika subjeknya
tunggal. ·
Perubahan To Be (Be): Kata dasar be berubah menjadi is, am, atau are di masa present. o is digunakan untuk
subjek tunggal (He,
She, It). o am khusus untuk
subjek I. o are digunakan untuk
subjek jamak (You,
We, They). 3. Contoh Perbandingan
dalam Kalimat
Mari kita lihat perbedaan penggunaan antara Bare Infinitive (subjek
jamak/I/You) dan Additional
Infinitive (subjek tunggal) dalam kalimat sehari-hari:
Tips
Anti-Terkecoh untuk Pembaca Blog: "Ingat rumus praktis ini: Subjeknya tunggal
(jomblo/sendirian), maka kata kerjanya butuh teman, yaitu tambahan -s atau
-es! Jika subjeknya ramai-ramai (jamak), kata kerjanya tidak perlu
ditambah apa-apa lagi." |
2.
Past Form (/V_2/)
Bentuk kata kerja ini khusus
digunakan untuk menyatakan tindakan atau kejadian yang terjadi di masa lalu (tenses
dunia past).
- Contoh:
was/were,
did, went, had, studied, put
C. Past Form (V_2)
Past Form (V_2)
adalah bentuk kata kerja yang khusus digunakan untuk menyatakan tindakan,
aksi, atau keadaan yang terjadi dan sudah selesai di masa lampau (tenses dunia past, seperti Simple Past Tense). Ciri khas dari kalimat yang menggunakan V_2 adalah adanya
keterangan waktu masa lalu, seperti yesterday (kemarin), last night (tadi malam), two days ago (dua hari lalu), atau in 2025 (pada tahun 2025). 1. Pengelompokan V_2:
Regular vs Irregular Verbs
Dalam bahasa Inggris, perubahan kata kerja dari bentuk
dasar ($V_1$)
ke bentuk lampau (V_2) dibagi menjadi dua kelompok besar. Ini adalah
poin krusial yang wajib dipahami oleh pembelajar: a. Regular
Verbs (Kata Kerja Beraturan) Kata kerja jenis ini sangat mudah diprediksi karena
kamu cukup menambahkan akhiran -ed
atau -d pada kata kerja
dasarnya (Bare Infinitive). ·
study >>> studied (belajar) ·
walk >>> walked (berjalan) ·
watch >>> watched (menonton) ·
play >>> played (bermain) b.
Irregular Verbs (Kata Kerja Tidak Beraturan) Kata kerja jenis ini tidak memiliki pola yang pasti.
Bentuknya bisa berubah total, berubah sebagian, atau bahkan tidak berubah
sama sekali dari bentuk dasarnya. berikut beberapa contoh pentingnya: ·
Berubah Total/Sebagian: o go >>> went (pergi) o do >>> did (mengerjakan) o have >>> had (mempunyai) ·
Sama Persis (Tidak Berubah): o put >>> put (meletakkan) o cut >>> cut (memotong) 2. Pengayaan Contoh
Khusus: To Be Lampau (Was/Were)
Sama seperti pada bentuk Present, kata kerja bantu Be juga mengalami perubahan spesifik saat masuk ke
dunia Past. Bentuknya
berubah menjadi was atau were tergantung pada
subjeknya: ·
Was >>> Digunakan untuk subjek tunggal (I, He, She, It, dan nama
orang tunggal). ·
Were >>> Digunakan untuk subjek jamak (You, We, They, dan nama
orang banyak). 3. Contoh Penggunaan
dalam Kalimat (Sentence Examples)
Mari kita bedah bagaimana kata-kata di atas diaplikasikan
ke dalam kalimat sehari-hari: ·
Menggunakan To Be (Was/Were): o I was a student last
year. (Saya adalah seorang siswa tahun lalu.) o They were in Jakarta
yesterday. (Mereka berada di Jakarta kemarin.) ·
Menggunakan Kata Kerja Beraturan (Regular): o She studied English last
night. (Dia belajar bahasa Inggris tadi malam.) o We walked to the park
two days ago. (Kami berjalan ke taman dua hari lalu.) ·
Menggunakan Kata Kerja Tidak Beraturan (Irregular): o He went to Bali last
week. (Dia pergi ke Bali minggu lalu.) o I did my homework this
morning. (Saya mengerjakan PR saya pagi ini.) o My father had a motorcycle in
2020. (Ayah saya mempunyai sebuah sepeda motor pada tahun 2020.) o Andi put his phone on the
desk 5 minutes ago. (Andi meletakkan ponselnya di atas meja 5 menit yang
lalu.) Tips
Pintar untuk Pembaca: "Berbeda dengan Additional Infinitive (V_1+s/es) yang
sangat sensitif dengan subjek tunggal, pada bentuk Past Form (V_2), semua subjek manusia/benda (I, You, We, They, He, She, It)
menggunakan bentuk kata kerja V_2 yang sama! Satu-satunya yang membedakan subjek tunggal
dan jamak hanyalah penggunaan was dan were." |
3.
Participle Form (/V_3/ & /V_{ing}/)
Bentuk kata kerja ini digunakan
untuk tenses yang bersifat perfect (sudah terjadi), continuous
(sedang terjadi), serta dalam kalimat pasif (passive voice). Selain itu,
bentuk ini juga bisa berfungsi sebagai kata benda (noun), kata sifat (adjective),
atau kata keterangan (adverb).
Bentuk Participle terbagi
menjadi dua:
- Past Participle (/V_3/): Sering digunakan pada Perfect Tense dan Passive
Voice.
- Contoh:
been, done, gone, had, studied, put
- Present Participle (/V_{ing}/): Sering digunakan pada Continuous Tense.
- Contoh:
being, doing, going, having, studying, putting
Tabel
Kesimpulan Bentuk Verb
Agar lebih mudah menghafal,
perhatikan tabel perubahan bentuk kata kerja dari beberapa contoh di atas:
|
Jenis Verb |
Present Form (V1)(Bare /
Additional) |
Past Form (V2) |
Past Participle (V3) |
Present Participle (Ving) |
|
Auxiliary/Be |
be / is, am, are |
was, were |
been |
being |
|
Kata Kerja 1 |
do / does |
did |
done |
doing |
|
Kata Kerja 2 |
study / studies |
studied |
studied |
studying |
|
Kata Kerja 3 |
put / puts |
put |
put |
putting |
Catatan unik: Perhatikan kata put. Kata kerja ini termasuk irregular verb yang bentuk /V_1,
V_2,/ dan /V_3/-nya sama persis!
Kesimpulan
& Tips Belajar
Kunci utama menguasai Verb Forms
ini adalah dengan sering berlatih membaca dan membuat kalimat. Jangan dihafal
sekaligus, cukup pelajari perubahannya lewat contoh-contoh kata di atas setiap
hari.
Punya pertanyaan seputar bentuk kata
kerja ini? Jangan ragu untuk tulis di kolom komentar di bawah, ya! Tetap
semangat belajar bahasa Inggris! 🚀
Sumber Referensi Materi:
Suherman. (2016). Top Grammar: A
Guide to Write English (Cet. 4). Kediri: Resonansi Ilmu.
