Thursday, May 28, 2026

Menguasai Bentuk Kata Kerja (Verb Forms) dalam Bahasa Inggris: Panduan Praktis untuk Pemula

Menguasai Bentuk Kata Kerja (Verb Forms) dalam Bahasa Inggris: Panduan Praktis untuk Pemula

TOP GRAMMAR
Suherman. (2016)


Halo Sahabat Belajar Bahasa Inggris! 👋

Saat belajar bahasa Inggris, salah satu tantangan terbesar yang sering kita hadapi adalah perubahan bentuk kata kerja. Berbeda dengan bahasa Indonesia yang kata kerjanya tetap sama (misal: "makan" kemarin dan "makan" besok tidak berubah), bahasa Inggris punya aturan mainnya sendiri.

Hari ini, kita akan membedah tuntas apa itu Verb (Kata Kerja) dan bagaimana bentuk-bentuknya berubah berdasarkan waktu penggunaannya. Materi ini kita rangkum langsung dari buku tata bahasa populer Top Grammar: A Guide to Write English karya Suherman.

Yuk, kita bahas bareng-bareng!

Apa itu Verb?

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita pahami dulu pengertiannya.

Verb adalah kata yang menunjukkan adanya aktivitas (baik berupa tingkah laku, tindakan, perbuatan, atau pun gerak kegiatan), dan juga kata yang menunjukkan suatu keadaan atau kondisi.

Jadi, apa pun yang kamu lakukan atau rasakan, kemungkinan besar itu dinyatakan dengan verb.

Jenis-Jenis Verb Berdasarkan Bentuknya

Secara umum, bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris dibagi menjadi beberapa kelompok utama yang disesuaikan dengan waktu kejadiannya (tenses). Mari kita bedah satu per satu:

1. Present Form (/V_1/)

Bentuk kata kerja ini digunakan untuk menyatakan kejadian di masa sekarang (tenses dunia present). Nah, /V_1/ ini ternyata dibagi lagi menjadi dua jenis:

  • Bare Infinitive: Kata kerja dasar murni tanpa tambahan apa pun.
    • Contoh: be, do, go, have, study, put

 

A. Bare Infinitive (Kata Kerja Dasar Murni)

Bare Infinitive adalah bentuk kata kerja asal atau dasar yang belum mengalami perubahan apa pun. Artinya, kata kerja ini tidak ditambah akhiran -s/-es, tidak ditambah -ing, tidak diubah menjadi bentuk lampau (past), dan tidak didahului oleh kata “to”.

Di dalam kamus bahasa Inggris, kata kerja yang kamu lihat pertama kali sebelum berubah bentuk adalah Bare Infinitive.

1. Pengayaan Contoh Kata (Vocabulary Expansion)

Mari kita perkaya contohnya berdasarkan jenis aktivitasnya agar pembaca blogmu memiliki banyak kosakata baru:

·         Aktivitas Sehari-hari (Daily Activities):

o    eat (makan), drink (minum), sleep (tidur), read (membaca), write (menulis), speak (bicara).

·         Aktivitas Fisik/Gerakan (Physical Action):

o    run (berlari), walk (berjalan), sit (duduk), stand (berdiri), jump (melompat).

·         Kata Kerja Mental/Pikiran (Mental Verbs):

o    think (berpikir), know (tahu), understand (paham), remember (ingat), forget (lupa).

2. Kapan Kita Harus Menggunakan Bare Infinitive?

Seringkali pembelajar pemula bingung kapan harus menggunakan kata kerja murni ini. Di dalam kalimat, Bare Infinitive wajib digunakan pada kondisi-kondisi berikut:

a. Setelah Modal Auxiliaries (Kata Kerja Bantu)

Jika dalam kalimat terdapat kata bantu seperti can, will, must, should, may, atau could, maka kata kerja setelahnya wajib menggunakan Bare Infinitive (tidak boleh ditambah s/es atau ing meskipun subjeknya tunggal).

·         Contoh salah: He can ~~speaks~~ English. / She will ~~studying~~ tomorrow.

·         Contoh benar:

o    He can speak English. (Dia bisa bicara bahasa Inggris)

o    She will study tomorrow. (Dia akan belajar besok)

o    We must go now. (Kita harus pergi sekarang)

b. Dalam Kalimat Perintah (Imperative Sentences)

Ketika kamu ingin memberikan instruksi, perintah, atau ajakan kepada seseorang, gunakanlah Bare Infinitive di awal kalimat.

·         Contoh:

o    Sit down, please! (Silakan duduk!)

o    Open the window. (Buka jendelanya.)

o    Read this book. (Bacalah buku ini.)

c. Setelah Kata Kerja Penyebab (Causative Verbs: Let & Make)

Ketika kita menyuruh atau mengizinkan seseorang melakukan sesuatu menggunakan kata let (membiarkan) atau make (membuat/memaksa), kata kerja aktivitasnya harus berupa Bare Infinitive.

·         Contoh:

o    My mom lets me go to the party. (Ibu mengizinkanku pergi ke pesta) -> Bukan "to go" atau "goes".

o    Don't make me cry. (Jangan buat aku menangis) -> Bukan "crying".

3. Tabel Perbandingan: Bare Infinitive vs Bentuk Lain

Agar pembaca blogmu tidak tertukar, berikut adalah tabel perbandingan antara kata kerja murni (Bare Infinitive) dengan bentuk yang sudah berubah:

Bare Infinitive (Murni)

Ditambah -s/-es

Ditambah -ing

Bentuk Lampau (V2​)

go (pergi)

goes

going

went

study (belajar)

studies

studying

studied

eat (makan)

eats

eating

ate

write (menulis)

writes

writing

wrote

Tips untuk Pembaca:

"Ingat ya, Bare Infinitive adalah pondasi utama. Sebelum kamu belajar mengubah kata kerja ke bentuk masa lalu (V_2) atau bentuk sedang berlangsung (-ing), kamu harus menguasai kata kerja dasarnya terlebih dahulu!"

 

 

  • Additional Infinitive (/V_1 + s/es/): Kata kerja dasar yang diberi akhiran -s atau -es (digunakan jika subjeknya tunggal seperti He, She, It).
    • Contoh: is/am/are, does, goes, has, studies, puts

B. Additional Infinitive ($V_1 + s/es$)

Additional Infinitive adalah kata kerja dasar (Bare Infinitive) yang mendapatkan akhiran atau tambahan huruf -s atau -es.

Kapan kita menggunakannya? Bentuk ini wajib digunakan pada kalimat Simple Present Tense (masa sekarang) jika subjek kalimatnya adalah orang ketiga tunggal, yaitu:

·         He (Dia laki-laki)

·         She (Dia perempuan)

·         It (Benda/hewan tunggal)

·         Nama orang/benda tunggal (Contoh: Andi, My mother, The cat)

1. Aturan Penambahan -s dan -es (Spelling Rules)

Ternyata kita tidak bisa asal menempelkan huruf "-s" di belakang kata kerja, lho! Ada aturan ejaan yang harus diikuti berdasarkan huruf terakhir dari kata kerja tersebut:

a. Ditambah "-es" jika kata kerja berakhir dengan huruf: ch, sh, s, x, z, dan o

·         go >>> goes (pergi)

·         do >>> does (mengerjakan)

·         watch >>> watches (menonton)

·         wash >>> washes (mencuci)

·         fix >>> fixes (memperbaiki)

b. Jika kata kerja berakhir dengan huruf akhiran "y" setelah huruf mati (konsonan):

Ubah huruf "y" menjadi "i", lalu tambahkan "-es".

·         study >>> studies (belajar)

·         cry >>> cries (menangis)

·         fly >>> flies (terbang)

Catatan penting: Jika huruf sebelum "y" adalah huruf hidup/vokal (a, i, u, e, o), maka cukup ditambah "-s" saja.

Contoh: play >>> plays, buy >>> buys.

c. Untuk kata kerja umum lainnya: Cukup ditambah "-s"

·         put >>> puts (meletakkan)

·         eat >>> eats (makan)

·         write >>> writes (menulis)

·         read >>> reads (membaca)

2. Pengayaan Contoh Khusus (Auxiliary & Irregular Verbs)

Berdasarkan kutipan buku Top Grammar, ada beberapa bentuk Additional Infinitive yang unik karena mengalami perubahan bentuk kata, bukan sekadar ditambah huruf:

·         Perubahan kata Have: Kata dasar have (mempunyai) berubah total menjadi has jika subjeknya tunggal.

·         Perubahan To Be (Be): Kata dasar be berubah menjadi is, am, atau are di masa present.

o    is digunakan untuk subjek tunggal (He, She, It).

o    am khusus untuk subjek I.

o    are digunakan untuk subjek jamak (You, We, They).

3. Contoh Perbandingan dalam Kalimat

Mari kita lihat perbedaan penggunaan antara Bare Infinitive (subjek jamak/I/You) dan Additional Infinitive (subjek tunggal) dalam kalimat sehari-hari:

Subjek Jamak / I / You(Menggunakan Bare Infinitive)

Subjek Tunggal (He/She/It)(Menggunakan Additional Infinitive)

I go to school everyday.



(Saya pergi ke sekolah setiap hari.)

She goes to school everyday.



(Dia pergi ke sekolah setiap hari.)

They study English together.



(Mereka belajar bahasa Inggris bersama.)

Andi studies English together.



(Andi belajar bahasa Inggris bersama.)

We have a new car.



(Kita punya mobil baru.)

He has a new car.



(Dia punya mobil baru.)

You put the book on the table.



(Kamu meletakkan buku itu di meja.)

The teacher puts the book on the table.



(Guru itu meletakkan buku itu di meja.)

Tips Anti-Terkecoh untuk Pembaca Blog:

"Ingat rumus praktis ini: Subjeknya tunggal (jomblo/sendirian), maka kata kerjanya butuh teman, yaitu tambahan -s atau -es! Jika subjeknya ramai-ramai (jamak), kata kerjanya tidak perlu ditambah apa-apa lagi."

 

 

2. Past Form (/V_2/)

Bentuk kata kerja ini khusus digunakan untuk menyatakan tindakan atau kejadian yang terjadi di masa lalu (tenses dunia past).

  • Contoh: was/were, did, went, had, studied, put

C. Past Form (V_2)

Past Form (V_2) adalah bentuk kata kerja yang khusus digunakan untuk menyatakan tindakan, aksi, atau keadaan yang terjadi dan sudah selesai di masa lampau (tenses dunia past, seperti Simple Past Tense).

Ciri khas dari kalimat yang menggunakan V_2 adalah adanya keterangan waktu masa lalu, seperti yesterday (kemarin), last night (tadi malam), two days ago (dua hari lalu), atau in 2025 (pada tahun 2025).

1. Pengelompokan V_2: Regular vs Irregular Verbs

Dalam bahasa Inggris, perubahan kata kerja dari bentuk dasar ($V_1$) ke bentuk lampau (V_2) dibagi menjadi dua kelompok besar. Ini adalah poin krusial yang wajib dipahami oleh pembelajar:

a. Regular Verbs (Kata Kerja Beraturan)

Kata kerja jenis ini sangat mudah diprediksi karena kamu cukup menambahkan akhiran -ed atau -d pada kata kerja dasarnya (Bare Infinitive).

·         study >>> studied (belajar)

·         walk >>> walked (berjalan)

·         watch >>> watched (menonton)

·         play >>> played (bermain)

b. Irregular Verbs (Kata Kerja Tidak Beraturan)

Kata kerja jenis ini tidak memiliki pola yang pasti. Bentuknya bisa berubah total, berubah sebagian, atau bahkan tidak berubah sama sekali dari bentuk dasarnya.  berikut beberapa contoh pentingnya:

·         Berubah Total/Sebagian:

o    go >>> went (pergi)

o    do >>> did (mengerjakan)

o    have >>> had (mempunyai)

·         Sama Persis (Tidak Berubah):

o    put >>> put (meletakkan)

o    cut >>> cut (memotong)

2. Pengayaan Contoh Khusus: To Be Lampau (Was/Were)

Sama seperti pada bentuk Present, kata kerja bantu Be juga mengalami perubahan spesifik saat masuk ke dunia Past. Bentuknya berubah menjadi was atau were tergantung pada subjeknya:

·         Was >>> Digunakan untuk subjek tunggal (I, He, She, It, dan nama orang tunggal).

·         Were >>> Digunakan untuk subjek jamak (You, We, They, dan nama orang banyak).

3. Contoh Penggunaan dalam Kalimat (Sentence Examples)

Mari kita bedah bagaimana kata-kata di atas diaplikasikan ke dalam kalimat sehari-hari:

·         Menggunakan To Be (Was/Were):

o    I was a student last year. (Saya adalah seorang siswa tahun lalu.)

o    They were in Jakarta yesterday. (Mereka berada di Jakarta kemarin.)

·         Menggunakan Kata Kerja Beraturan (Regular):

o    She studied English last night. (Dia belajar bahasa Inggris tadi malam.)

o    We walked to the park two days ago. (Kami berjalan ke taman dua hari lalu.)

·         Menggunakan Kata Kerja Tidak Beraturan (Irregular):

o    He went to Bali last week. (Dia pergi ke Bali minggu lalu.)

o    I did my homework this morning. (Saya mengerjakan PR saya pagi ini.)

o    My father had a motorcycle in 2020. (Ayah saya mempunyai sebuah sepeda motor pada tahun 2020.)

o    Andi put his phone on the desk 5 minutes ago. (Andi meletakkan ponselnya di atas meja 5 menit yang lalu.)

Tips Pintar untuk Pembaca:

"Berbeda dengan Additional Infinitive (V_1+s/es) yang sangat sensitif dengan subjek tunggal, pada bentuk Past Form (V_2), semua subjek manusia/benda (I, You, We, They, He, She, It) menggunakan bentuk kata kerja V_2 yang sama! Satu-satunya yang membedakan subjek tunggal dan jamak hanyalah penggunaan was dan were."

 

 

3. Participle Form (/V_3/ & /V_{ing}/)

Bentuk kata kerja ini digunakan untuk tenses yang bersifat perfect (sudah terjadi), continuous (sedang terjadi), serta dalam kalimat pasif (passive voice). Selain itu, bentuk ini juga bisa berfungsi sebagai kata benda (noun), kata sifat (adjective), atau kata keterangan (adverb).

Bentuk Participle terbagi menjadi dua:

  • Past Participle (/V_3/): Sering digunakan pada Perfect Tense dan Passive Voice.
    • Contoh: been, done, gone, had, studied, put
  • Present Participle (/V_{ing}/): Sering digunakan pada Continuous Tense.
    • Contoh: being, doing, going, having, studying, putting

Tabel Kesimpulan Bentuk Verb

Agar lebih mudah menghafal, perhatikan tabel perubahan bentuk kata kerja dari beberapa contoh di atas:

Jenis Verb

Present Form (V1​)(Bare / Additional)

Past Form (V2​)

Past Participle (V3​)

Present Participle (Ving​)

Auxiliary/Be

be / is, am, are

was, were

been

being

Kata Kerja 1

do / does

did

done

doing

Kata Kerja 2

study / studies

studied

studied

studying

Kata Kerja 3

put / puts

put

put

putting

Catatan unik: Perhatikan kata put. Kata kerja ini termasuk irregular verb yang bentuk /V_1, V_2,/ dan /V_3/-nya sama persis!

Kesimpulan & Tips Belajar

Kunci utama menguasai Verb Forms ini adalah dengan sering berlatih membaca dan membuat kalimat. Jangan dihafal sekaligus, cukup pelajari perubahannya lewat contoh-contoh kata di atas setiap hari.

Punya pertanyaan seputar bentuk kata kerja ini? Jangan ragu untuk tulis di kolom komentar di bawah, ya! Tetap semangat belajar bahasa Inggris! 🚀

Sumber Referensi Materi:

Suherman. (2016). Top Grammar: A Guide to Write English (Cet. 4). Kediri: Resonansi Ilmu.

 

Menguasai Bentuk Kata Kerja (Verb Forms) dalam Bahasa Inggris: Panduan Praktis untuk Pemula

Menguasai Bentuk Kata Kerja (Verb Forms) dalam Bahasa Inggris: Panduan Praktis untuk Pemula Suherman. (2016) Halo Sahabat Belajar Bahasa I...

👉 “Rekomendasi Buku” / “Produk Pilihan”

📚 Rekomendasi Buku

*Konten ini mengandung tautan afiliasi

Level 1 Basic Sentence Building Target: Pemula tanpa dasar atau dengan pemahaman yang sangat dasar

Penulis: Aco Nasir, S.Pd.I., M.Pd

“Buku ini digunakan dalam perkuliahan saya”

🔎 Lihat Detail / Beli