Tuesday, June 23, 2026

Perbedaan Mendasar antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

 

Hari 2: Perbedaan Mendasar antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Pendahuluan

Salah satu alasan mengapa banyak pemula merasa kesulitan belajar bahasa Inggris adalah karena mereka mencoba menerjemahkan bahasa Indonesia kata demi kata. Padahal, bahasa Inggris memiliki struktur, pola, dan cara berpikir yang berbeda dengan bahasa Indonesia.

Bayangkan Anda sedang belajar mengendarai kendaraan baru. Jika sebelumnya Anda terbiasa mengendarai sepeda, lalu mencoba mengendarai mobil, tentu ada beberapa aturan yang berbeda. Namun, bukan berarti mobil lebih sulit dikendarai. Anda hanya perlu memahami cara kerjanya.

Begitu pula dengan bahasa Inggris. Banyak orang menganggap bahasa Inggris sulit karena mereka belum memahami perbedaan mendasar antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Setelah mengetahui perbedaannya, proses belajar akan terasa jauh lebih mudah.

Pada materi hari kedua ini, kita akan mempelajari beberapa perbedaan utama antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang wajib diketahui oleh setiap pemula.

 

Mengapa Memahami Perbedaan Ini Penting?

Ketika belajar bahasa Inggris, kita tidak hanya mempelajari kosakata baru. Kita juga belajar cara menyusun kata menjadi kalimat.

Jika kita memahami pola dasar bahasa Inggris sejak awal, maka kita akan:

  • Lebih cepat membuat kalimat.
  • Lebih mudah memahami percakapan.
  • Tidak terlalu bergantung pada terjemahan.
  • Lebih percaya diri saat berbicara.

Memahami perbedaan ini ibarat mengetahui peta sebelum memulai perjalanan.

 

1. Susunan Kalimat Bahasa Inggris Lebih Ketat

Bahasa Indonesia relatif fleksibel dalam susunan kata.

Contoh:

  • Saya makan nasi.
  • Nasi saya makan.

Kedua kalimat tersebut masih dapat dipahami.

Namun dalam bahasa Inggris, susunan kata jauh lebih ketat.

Contoh:

I eat rice.

Urutannya:

Subject + Verb + Object

  • I = Saya
  • eat = makan
  • rice = nasi

Jika urutannya diubah menjadi:

Rice I eat

Kalimat tersebut terdengar tidak alami dalam percakapan sehari-hari.

Karena itu, salah satu kunci belajar bahasa Inggris adalah membiasakan diri dengan pola:

S + V + O

Contoh lain:

  • I drink water.
  • She reads a book.
  • They play football.

 

2. Bahasa Inggris Selalu Membutuhkan Kata Kerja

Dalam bahasa Indonesia, kita sering membuat kalimat tanpa kata kerja.

Contoh:

  • Saya guru.
  • Dia cantik.
  • Mereka di rumah.

Kalimat-kalimat tersebut sudah benar dalam bahasa Indonesia.

Namun dalam bahasa Inggris, kita memerlukan kata kerja penghubung (to be).

Contohnya:

  • Saya guru.
    • I am a teacher.
  • Dia cantik.
    • She is beautiful.
  • Mereka di rumah.
    • They are at home.

Kata:

  • am
  • is
  • are

sangat penting dalam bahasa Inggris.

Inilah salah satu perbedaan yang paling sering membuat pemula bingung.

 

3. Bahasa Inggris Memiliki Bentuk Waktu (Tenses)

Bahasa Indonesia tidak banyak berubah berdasarkan waktu.

Contoh:

  • Saya makan sekarang.
  • Saya makan kemarin.
  • Saya makan besok.

Kata "makan" tetap sama.

Namun dalam bahasa Inggris, bentuk kata kerja dapat berubah sesuai waktu.

Contoh:

Sekarang:

I eat rice.

Kemarin:

I ate rice.

Sudah makan:

I have eaten rice.

Karena itu, bahasa Inggris mengenal konsep yang disebut tenses.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu menguasai semua tenses sekaligus. Untuk tahap awal, cukup fokus pada bentuk yang paling sering digunakan.

4. Penggunaan Kata Ganti Lebih Beragam

Bahasa Indonesia hanya mengenal beberapa kata ganti sederhana.

Contohnya:

  • Saya
  • Kamu
  • Dia
  • Mereka

Dalam bahasa Inggris, setiap kata ganti memiliki pasangan yang berbeda.

Bahasa Indonesia

Bahasa Inggris

Saya

I

Kamu

You

Dia laki-laki

He

Dia perempuan

She

Itu

It

Kami/Mereka

We/They

Contoh:

  • He is my friend.
  • She is my sister.
  • They are students.

Bahasa Inggris membedakan jenis kelamin untuk kata ganti orang ketiga.

 

5. Pengucapan dan Penulisan Sering Berbeda

Dalam bahasa Indonesia, kita membaca kata sesuai tulisan.

Contoh:

  • Buku
  • Rumah
  • Sekolah

Apa yang ditulis hampir sama dengan yang diucapkan.

Dalam bahasa Inggris, hal ini tidak selalu berlaku.

Contoh:

  • Enough dibaca "inaf".
  • Through dibaca "thru".
  • Knife dibaca "naif".

Karena itu, saat belajar bahasa Inggris jangan hanya membaca. Anda juga perlu mendengarkan cara pengucapannya.

Cara terbaik adalah:

  • Menonton video bahasa Inggris.
  • Mendengarkan podcast.
  • Menggunakan aplikasi kamus yang memiliki fitur audio.

 

6. Bahasa Inggris Menggunakan Artikel

Bahasa Indonesia tidak mengenal artikel seperti:

  • a
  • an
  • the

Namun dalam bahasa Inggris, artikel sering digunakan.

Contoh:

Saya membeli buku.

Bahasa Inggris:

I bought a book.

Saya melihat mobil itu.

I saw the car.

Perbedaannya:

  • a/an = sebuah, seekor, seorang (umum)
  • the = yang spesifik atau sudah diketahui

Memang terlihat sederhana, tetapi artikel merupakan bagian penting dalam bahasa Inggris.

 

7. Kata Sifat Berada Sebelum Kata Benda

Dalam bahasa Indonesia:

  • Rumah besar
  • Mobil merah
  • Buku baru

Polanya:

Kata benda + Kata sifat

Sedangkan dalam bahasa Inggris:

  • Big house
  • Red car
  • New book

Polanya:

Kata sifat + Kata benda

Ini adalah kebiasaan yang perlu dilatih sejak awal.

Perhatikan contoh berikut:

Bahasa Indonesia:

"Mobil merah."

Bahasa Inggris:

"Red car."

Bukan:

"Car red."

 

8. Bentuk Jamak dalam Bahasa Inggris

Bahasa Indonesia biasanya menggunakan pengulangan.

Contoh:

  • Buku-buku
  • Anak-anak
  • Mobil-mobil

Dalam bahasa Inggris, bentuk jamak biasanya cukup menambahkan huruf "s" atau "es".

Contoh:

  • Book → Books
  • Car → Cars
  • Student → Students

Kalimat:

Saya memiliki dua buku.

Bahasa Inggris:

I have two books.

Karena jumlahnya lebih dari satu, kata "book" berubah menjadi "books".

 

9. Pertanyaan Dibentuk dengan Cara Berbeda

Dalam bahasa Indonesia:

  • Kamu suka kopi?
  • Dia pergi?
  • Mereka datang?

Kita hanya mengubah intonasi suara.

Dalam bahasa Inggris biasanya menggunakan kata bantu.

Contoh:

  • Do you like coffee?
  • Does she go?
  • Are they coming?

Karena itu, ketika membuat pertanyaan dalam bahasa Inggris, kita sering membutuhkan kata seperti:

  • Do
  • Does
  • Did
  • Is
  • Are
  • Am

 

10. Bahasa Inggris Lebih Langsung

Bahasa Inggris cenderung menggunakan kalimat yang singkat dan langsung.

Contoh:

Bahasa Indonesia:

"Saya ingin memberitahukan kepada Anda bahwa saya sedang berada di rumah."

Bahasa Inggris:

I am at home.

Bahasa Inggris sering mengutamakan kejelasan dan efisiensi.

Oleh karena itu, saat belajar jangan mencoba menerjemahkan seluruh kalimat Indonesia secara harfiah.

Fokuslah pada makna yang ingin disampaikan.

 

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:

Kesalahan 1

Saya guru.

❌ I teacher.

✅ I am a teacher.

 

Kesalahan 2

Mobil merah.

❌ Car red.

✅ Red car.

 

Kesalahan 3

Dia cantik.

❌ She beautiful.

✅ She is beautiful.

 

Kesalahan 4

Saya punya dua buku.

❌ I have two book.

✅ I have two books.

 

Cara Mudah Beradaptasi dengan Bahasa Inggris

Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda lebih cepat memahami pola bahasa Inggris:

1. Jangan Terjemahkan Kata per Kata

Fokuslah pada makna kalimat.

2. Pelajari Pola Kalimat

Biasakan menggunakan pola:

Subject + Verb + Object

3. Dengarkan Bahasa Inggris Setiap Hari

Meski hanya 10–15 menit, kebiasaan ini sangat membantu.

4. Latihan Menulis Kalimat Pendek

Contoh:

  • I am happy.
  • I like coffee.
  • She is a teacher.
  • They play football.

5. Jangan Takut Salah

Semua pembelajar bahasa Inggris pernah membuat kesalahan.

Kesalahan adalah bagian dari proses menuju kemajuan.

 

Latihan Hari Ini

Terjemahkan kalimat berikut ke dalam bahasa Inggris:

  1. Saya seorang siswa.
  2. Dia cantik.
  3. Kami bermain sepak bola.
  4. Saya memiliki dua buku.
  5. Rumah besar itu indah.

Cobalah menjawab sendiri sebelum melihat referensi atau kamus.

 

Kesimpulan

Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris memiliki banyak perbedaan, terutama dalam susunan kalimat, penggunaan kata kerja, tenses, kata sifat, serta bentuk jamak. Perbedaan-perbedaan ini sering membuat pemula merasa bahasa Inggris sulit.

Padahal, setelah memahami pola dasarnya, bahasa Inggris justru menjadi lebih mudah dipelajari. Kuncinya adalah berhenti menerjemahkan kata demi kata dan mulai memahami cara kerja bahasa Inggris sebagai sebuah sistem yang berbeda.

Ingatlah bahwa tujuan Anda bukan menjadi sempurna dalam satu hari, melainkan memahami sedikit demi sedikit setiap hari. Dengan memahami perbedaan mendasar antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sejak awal, Anda telah membangun fondasi yang kuat untuk perjalanan belajar berikutnya.

Pada materi selanjutnya, kita akan mulai mengenal kosakata dasar yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Perbedaan Mendasar antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

  Hari 2: Perbedaan Mendasar antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Pendahuluan Salah satu alasan mengapa banyak pemula merasa kesul...