Seri Belajar Bahasa Inggris
Bulan 2: Menguasai Grammar & Struktur
Minggu 6: Menaklukkan Tenses Utama (Bagian 2)
Hari ke-38
Bingung Memilih "Will" atau "Be Going To"?
Ketika mulai belajar Future Tense, hampir
semua pelajar pernah mengalami kebingungan yang sama.
Perhatikan dua kalimat berikut.
- I will buy a new laptop next month.
- I am going to buy a new laptop next month.
Kedua kalimat tersebut sama-sama dapat diterjemahkan menjadi:
"Saya akan membeli laptop baru bulan depan."
Lalu, apakah keduanya sama?
Jawabannya adalah hampir sama, tetapi tidak
sepenuhnya. Ada perbedaan makna yang cukup penting. Memahami perbedaan ini akan
membantu Anda berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris dengan lebih alami.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu menghafal aturan yang rumit. Anda hanya
perlu memahami niat dan situasi
saat berbicara.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai Future
Tense, khususnya perbedaan penggunaan will
dan be going to, lengkap dengan analogi sederhana,
rumus, contoh kalimat, kesalahan yang sering terjadi, serta latihan.
Apa Itu Future Tense?
Future Tense adalah bentuk kalimat yang
digunakan untuk membicarakan sesuatu yang akan terjadi di masa
depan.
Peristiwa tersebut belum terjadi ketika kita berbicara.
Contohnya:
- Saya
akan belajar malam ini.
- Kami
akan pergi ke pantai minggu depan.
- Dia
akan menjadi seorang dokter.
- Mereka
akan mengadakan rapat besok.
Semua aktivitas tersebut masih berada di masa depan.
Dalam bahasa Inggris, ada beberapa cara untuk menyatakan masa depan. Dua
bentuk yang paling sering digunakan adalah:
- Will
- Be Going To
Analogi Sederhana: Payung dan Cuaca
Bayangkan Anda sedang berada di rumah.
Situasi Pertama
Tiba-tiba Anda mendengar suara petir.
Anda langsung berkata:
I will take an umbrella.
Mengapa?
Karena keputusan itu dibuat saat itu juga.
Situasi Kedua
Sebelum berangkat, Anda sudah melihat ramalan cuaca bahwa hari ini akan hujan.
Sejak pagi Anda sudah menyiapkan payung.
Anda berkata:
I am going to take an umbrella.
Mengapa?
Karena keputusan tersebut sudah direncanakan sebelumnya.
Perbedaan inilah yang menjadi inti penggunaan will
dan be going to.
Kapan Menggunakan "Will"?
Secara umum, will digunakan ketika
keputusan dibuat secara spontan atau saat berbicara.
Selain itu, will juga digunakan untuk
prediksi, janji, tawaran, dan permintaan.
Mari kita bahas satu per satu.
1. Keputusan Spontan
Misalnya telepon rumah berbunyi.
Anda berkata:
I will answer the phone.
Anda baru memutuskan menjawab telepon saat telepon berbunyi.
Contoh lain:
- I'll
help you.
- I'll
open the door.
- I'll
carry your bag.
Semua keputusan dibuat secara langsung.
2. Janji
Contoh:
- I will
call you tonight.
- I will
always love you.
- We will
finish this project.
Kata will sering digunakan
ketika membuat janji.
3. Tawaran
Misalnya teman Anda terlihat lelah.
Anda berkata:
- I'll
make some coffee.
- I'll
drive you home.
- I'll
help you.
4. Prediksi atau Dugaan
Contoh:
- I think
it will rain tomorrow.
- She
will be successful.
- Indonesia
will become stronger in the future.
Prediksi ini merupakan pendapat pembicara.
Rumus Menggunakan Will
Kalimat Positif
Subject + will + Verb 1
Contoh:
- I will
study tonight.
- She will
come tomorrow.
- They
will arrive soon.
Kalimat Negatif
Subject + will not (won't) + Verb 1
Contoh:
- I won't
forget.
- She
won't come.
- They
won't be late.
Kalimat Tanya
Will + Subject + Verb 1?
Contoh:
- Will
you help me?
- Will
she come?
- Will
they join us?
Kapan Menggunakan "Be Going To"?
Be Going To digunakan ketika keputusan atau
rencana sudah dibuat sebelum pembicaraan berlangsung.
Selain itu, digunakan untuk prediksi berdasarkan bukti yang terlihat.
1. Rencana yang Sudah Disiapkan
Misalnya minggu depan Anda akan berlibur.
Anda sudah membeli tiket.
Anda berkata:
I am going to visit Bali next week.
Ini bukan keputusan spontan.
Rencana tersebut sudah dibuat sebelumnya.
Contoh lain:
- We are
going to buy a new car.
- She is
going to study abroad.
- They
are going to move next month.
2. Prediksi Berdasarkan Bukti
Misalnya Anda melihat langit sangat gelap.
Anda berkata:
It is going to rain.
Prediksi ini berdasarkan bukti yang terlihat.
Bandingkan dengan:
I think it will rain.
Kalimat pertama berdasarkan kondisi nyata.
Kalimat kedua berdasarkan pendapat.
Rumus Be Going To
Kalimat Positif
Subject + am/is/are + going to + Verb 1
Contoh:
- I am
going to study tonight.
- She is
going to travel.
- They
are going to play football.
Kalimat Negatif
Subject + am/is/are + not + going to + Verb 1
Contoh:
- I am
not going to go.
- She
isn't going to buy it.
- They
aren't going to stay.
Kalimat Tanya
Am/Is/Are + Subject + going to + Verb 1?
Contoh:
- Are
you going to study?
- Is she
going to travel?
- Are
they going to join us?
Perbedaan Utama Will dan Be Going To
Perhatikan tabel berikut.
|
Will |
Be Going To |
|
Keputusan spontan |
Rencana yang sudah dibuat |
|
Janji |
Niat yang sudah ada |
|
Tawaran |
Persiapan sebelumnya |
|
Prediksi berdasarkan pendapat |
Prediksi berdasarkan bukti |
Inilah perbedaan yang paling penting.
Contoh Perbandingan
Situasi 1
Teman berkata:
"Aku lapar."
Anda menjawab:
I'll cook some noodles.
Anda baru memutuskan memasak saat itu.
Namun jika sejak pagi Anda sudah merencanakan memasak mie malam nanti.
Anda berkata:
I'm going to cook noodles tonight.
Situasi 2
Anda belum memiliki rencana.
Tiba-tiba teman mengajak menonton film.
Anda berkata:
Okay, I'll come.
Keputusan spontan.
Namun jika tiket sudah dibeli seminggu sebelumnya.
Anda berkata:
I'm going to watch a movie tonight.
Situasi 3
Melihat langit cerah.
Anda berkata:
I think it will be sunny tomorrow.
Prediksi berdasarkan pendapat.
Melihat awan hitam.
Anda berkata:
It's going to rain.
Prediksi berdasarkan bukti.
Kata Keterangan Waktu
Baik will maupun be
going to sering digunakan bersama keterangan waktu seperti:
- tomorrow
- tonight
- next
week
- next
month
- next
year
- soon
- later
- in two
days
Contoh:
- I will
visit my grandmother tomorrow.
- She is
going to graduate next year.
- We will
start soon.
- They
are going to move next month.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula
1. Menggunakan Verb 2
❌ I will went.
Yang benar:
✅ I will go.
Setelah will, guakan Verb
1.
2. Menghilangkan To Be
❌ I going to study.
Yang benar:
✅ I am going to study.
3. Menggunakan Will Setelah Going To
❌ I am going to will study.
Yang benar:
✅ I am going to study.
atau
✅ I will study.
4. Salah Memilih To Be
❌ They is going to play.
Yang benar:
✅ They are going to play.
Tips Mudah Mengingat Perbedaannya
Agar lebih mudah menentukan pilihan, gunakan dua pertanyaan berikut.
Pertanyaan Pertama
Apakah keputusan dibuat sekarang juga?
Jika jawabannya ya, gunakan will.
Contoh:
Telepon berbunyi.
"I'll answer it."
Pertanyaan Kedua
Apakah rencana sudah dibuat sebelumnya?
Jika jawabannya ya, gunakan be
going to.
Contoh:
Saya sudah membeli tiket.
"I'm going to travel next week."
Kapan Keduanya Bisa Saling Menggantikan?
Dalam percakapan sehari-hari, ada situasi ketika will
dan be going to sama-sama dapat digunakan tanpa
mengubah makna secara signifikan, terutama ketika membicarakan rencana umum
atau prediksi yang tidak terlalu spesifik.
Contohnya:
- I will
visit my parents next month.
- I am
going to visit my parents next month.
Kedua kalimat dapat dipahami oleh penutur asli. Namun, jika Anda ingin
terdengar lebih alami, pilih bentuk yang sesuai dengan konteks. Jika kunjungan
itu baru diputuskan saat berbicara, gunakan will.
Jika perjalanan tersebut sudah direncanakan dan mungkin tiketnya sudah dibeli, be
going to adalah pilihan yang lebih tepat.
Cara Berlatih Menggunakan Future Tense
Cara terbaik untuk menguasai Future Tense adalah dengan menghubungkannya
dengan kehidupan sehari-hari.
Setiap pagi, buatlah lima kalimat tentang rencana Anda.
Misalnya:
- I am
going to study English tonight.
- I am
going to exercise this afternoon.
- I am
going to call my parents this evening.
Kemudian, latih juga penggunaan will
dalam situasi spontan.
Bayangkan teman Anda membutuhkan bantuan.
- I'll
help you.
- I'll
explain it.
- I'll
drive you home.
Dengan membedakan antara rencana dan keputusan
spontan, Anda akan semakin terbiasa menggunakan kedua bentuk
ini secara alami.
Ringkasan
Future Tense digunakan untuk membicarakan sesuatu yang akan terjadi di masa
depan. Dua bentuk yang paling sering digunakan adalah will
dan be going to. Walaupun keduanya sama-sama
menunjukkan masa depan, terdapat perbedaan penting dalam penggunaannya.
Will biasanya digunakan untuk keputusan yang
dibuat secara spontan, janji, tawaran, serta prediksi berdasarkan pendapat.
Sementara itu, be going to digunakan
untuk menyatakan rencana yang sudah dipersiapkan sebelumnya dan prediksi
berdasarkan bukti yang terlihat.
Memahami perbedaan ini akan membantu Anda memilih bentuk yang paling sesuai
dengan situasi. Ingatlah bahwa bahasa dipelajari melalui praktik. Semakin
sering Anda berbicara tentang rencana dan keputusan sehari-hari menggunakan will
dan be going to, semakin alami kemampuan Anda
menggunakan Future Tense dalam percakapan maupun tulisan.
Ringkasan Perbandingan
|
Aspek |
Will |
Be Going To |
|
Keputusan spontan |
✔ |
✘ |
|
Rencana yang sudah dibuat |
✘ |
✔ |
|
Janji |
✔ |
Kadang-kadang |
|
Tawaran membantu |
✔ |
✘ |
|
Prediksi berdasarkan pendapat |
✔ |
✘ |
|
Prediksi berdasarkan bukti |
Kadang |
✔ |
|
Rumus |
Subject + will + Verb 1 |
Subject + am/is/are + going to + Verb 1 |
Latihan Hari Ini
A. Pilih Will atau Be Going To
Lengkapilah kalimat berikut dengan bentuk yang tepat.
- I
think it ________ rain tomorrow.
- Look
at those dark clouds! It ________ rain.
- We
already bought the tickets. We ________ travel next week.
- The
phone is ringing. I ________ answer it.
- She
has saved enough money. She ________ buy a new motorcycle.
B. Terjemahkan ke Bahasa Inggris
- Saya
akan membantu Anda.
- Kami
akan pergi ke Jakarta minggu depan.
- Dia
akan menelepon saya malam ini.
- Mereka
akan membeli rumah baru tahun depan.
- Lihat
awan itu! Hujan akan turun.
Tantangan Hari Ini
Tulislah dua daftar yang masing-masing berisi lima kalimat.
- Daftar pertama berisi lima
keputusan spontan menggunakan will.
Misalnya, I'll help my friend atau I'll answer the phone.
- Daftar kedua berisi lima
rencana yang sudah Anda susun menggunakan be going to. Misalnya, I'm going to learn English every evening
atau We're going to visit our grandparents next
weekend.
Setelah selesai, periksa kembali alasan Anda memilih will
atau be going to pada setiap kalimat. Jika Anda dapat
menjelaskan alasannya, berarti Anda telah memahami perbedaan mendasar antara
kedua bentuk Future Tense tersebut.
No comments:
Post a Comment