Thursday, November 13, 2025

Planning Your Tomorrow - Mastering Future Tense with WH Questions Lesson 15

Future Tense dan WH Questions

Halo, pelajar bahasa Inggris! Welcome back to 
"Belajar Bahasa Inggris". Di Lesson 15 ini, kita akan membahas cara menanyakan rencana dan kejadian di masa depan dengan menggunakan Kata Tanya (WH Questions) dalam Future Tense. Ini adalah keterampilan penting untuk membuat janji, merencanakan acara, atau sekadar bertanya tentang masa depan.

Future Tense dan WH Questions

A. Quick Review: Future Tense (Simple Future)

Pendahuluan: Memahami Konsep Waktu dalam Bahasa Inggris

Dalam mempelajari bahasa Inggris, pemahaman tentang waktu (tense) merupakan fondasi yang sangat penting. Salah satu aspek yang sering membingungkan pembelajar adalah cara mengekspresikan kejadian di masa depan. Berbeda dengan bahasa Indonesia yang cenderung menggunakan kata keterangan waktu seperti "besok", "lusa", atau "nanti", bahasa Inggris memiliki sistem yang lebih kompleks dalam menyatakan masa depan. Ada beberapa cara untuk menyatakan masa depan, tetapi yang paling umum dan fundamental adalah dengan menggunakan "will" dan "be going to". Kedua bentuk ini memiliki nuansa makna yang berbeda dan digunakan dalam konteks yang spesifik.

1. Penggunaan "Will" secara Mendalam

Rumus Dasar: Will + Verb1 (bentuk dasar kata kerja)

Fungsi dan Penggunaan:

a. Janji (Promises)

"Will" sering digunakan ketika seseorang membuat janji atau komitmen untuk melakukan sesuatu di masa depan. Ini menunjukkan kesungguhan dan niat yang kuat dari pembicara.

Contoh-contoh dalam berbagai situasi:

  • "I will always love you." (Aku akan selalu mencintaimu.) - Ini adalah janji emosional yang sering kita dengar dalam hubungan personal.
  • "The company will deliver your package before 5 PM tomorrow." (Perusahaan akan mengirimkan paket Anda sebelum jam 5 sore besok.) - Janji dalam konteks bisnis atau layanan.
  • "I will pay you back the money next week." (Aku akan mengembalikan uangmu minggu depan.) - Janji keuangan yang menunjukkan tanggung jawab.
  • "Mom, I will clean my room after school." (Bu, aku akan membersihkan kamarku sepulang sekolah.) - Janji anak kepada orang tua.

b. Prediksi Spontan (Spontaneous Decisions)

Prediksi spontan adalah keputusan yang dibuat pada saat berbicara, tanpa perencanaan sebelumnya. Ini sering terjadi dalam percakapan sehari-hari ketika seseorang merespon situasi yang muncul secara tiba-tiba.

Ilustrasi situasi:

  • Telepon berdering: "I'll get it!" (Aku yang angkat!) - Keputusan instan saat mendengar telepon.
  • Seseorang menawarkan minuman: "I'll have a glass of water, please." (Saya minta segelas air.) - Keputusan spontan saat memesan.
  • Melihat teman kesulitan membawa barang: "I'll help you carry those bags." (Aku akan bantu kamu membawa tas-tas itu.) - Tawaran bantuan spontan.
  • Cuaca mendadak berubah: "I'll bring an umbrella just in case." (Aku akan bawa payung untuk berjaga-jaga.) - Keputusan cepat merespons situasi.

c. Penawaran (Offers)

"Will" juga digunakan untuk menawarkan bantuan atau sesuatu kepada orang lain. Ini menunjukkan sikap sopan dan membantu.

Contoh dalam interaksi sosial:

  • "Will you marry me?" (Maukah kamu menikah denganku?) - Penawaran pernikahan yang serius.
  • "I will make you a cup of coffee." (Aku akan membuatkanmu secangkir kopi.) - Tawaran ramah kepada tamu.
  • "The waiter will bring the menu to your table." (Pelayan akan membawakan menu ke meja Anda.) - Penawaran layanan di restoran.
  • "I will show you the way to the station." (Aku akan menunjukkan jalan ke stasiun.) - Tawaran bantuan kepada wisatawan.

d. Fakta di Masa Depan (Future Facts)

Selain ketiga fungsi di atas, "will" juga digunakan untuk menyatakan fakta yang pasti terjadi di masa depan, yang tidak tergantung pada kehendak manusia.

Contoh:

  • "The sun will rise at 6 AM tomorrow." (Matahari akan terbit jam 6 pagi besok.)
  • "Humans will celebrate the new year in a few days." (Manusia akan merayakan tahun baru dalam beberapa hari.)
  • "The next Olympic Games will take place in Paris." (Olimpiade berikutnya akan berlangsung di Paris.)

2. Penggunaan "Be Going To" secara Mendalam

Rumus Dasar: am/is/are + going to + Verb1

Fungsi dan Penggunaan:

a. Rencana yang Sudah Dibuat (Plans)

"Be going to" digunakan ketika seseorang sudah memiliki rencana atau niat yang matang sebelum waktu berbicara. Ini menunjukkan bahwa keputusan sudah dibuat dan persiapan mungkin sudah dilakukan.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • "I am going to visit my grandmother next weekend." (Saya akan mengunjungi nenek saya akhir pekan depan.) - Rencana yang sudah dijadwalkan.
  • "The students are going to have a field trip to the museum." (Para siswa akan melakukan karyawisata ke museum.) - Rencana sekolah yang sudah disusun.
  • "We are going to buy a new house next year." (Kami akan membeli rumah baru tahun depan.) - Rencana besar yang sudah dipikirkan matang-matang.
  • "She is going to start her own business after graduation." (Dia akan memulai bisnisnya sendiri setelah lulus.) - Rencana karir yang sudah direncanakan.

b. Prediksi Berdasarkan Bukti (Predictions with Evidence)

Berbeda dengan "will" yang bisa digunakan untuk prediksi umum, "be going to" digunakan ketika ada bukti visual atau indikasi nyata bahwa sesuatu akan terjadi.

Contoh situasi:

  • "Look at those dark clouds. It is going to rain." (Lihat awan gelap itu. Akan hujan.) - Bukti visual dari langit yang mendung.
  • "The car is going too fast. It is going to crash!" (Mobil itu melaju terlalu cepat. Akan tabrakan!) - Bukti dari kecepatan mobil.
  • "She is going to be a great singer with that amazing voice." (Dia akan menjadi penyanyi hebat dengan suara luar biasa itu.) - Bukti dari bakat yang terlihat.
  • "The glass is full to the brim. It is going to spill." (Gelas itu penuh sampai ke pinggir. Akan tumpah.) - Bukti visual dari kondisi gelas.

Perbedaan Halus antara "Will" dan "Be Going To"

Meskipun keduanya digunakan untuk masa depan, ada nuansa perbedaan yang penting:

  1. Tingkat Kepastian: "Will" sering menunjukkan kepastian yang lebih rendah atau lebih spekulatif, sementara "be going to" menunjukkan kepastian yang lebih tinggi karena ada bukti atau perencanaan.
  2. Konteks Penggunaan: "Will" lebih umum dalam percakapan sehari-hari dan untuk keputusan spontan, sedangkan "be going to" lebih sering digunakan dalam percakapan tentang rencana yang sudah dibuat.
  3. Intensitas Emosi: "Will" bisa membawa nuansa emosional yang lebih kuat, terutama dalam janji atau komitmen.

Contoh Kombinasi dalam Satu Paragraf

Mari kita lihat bagaimana kedua bentuk ini bisa digunakan dalam satu percakapan:

Sarah: "What are your plans for the summer?" (Apa rencanamu untuk musim panas?)
Rina: "I am going to visit my cousin in Bali. We are going to explore the beaches there." (Aku akan mengunjungi sepupuku di Bali. Kami akan menjelajahi pantai-pantai di sana.)
Sarah: "That sounds great! I think I will join you if I have enough money." (Kedengarannya bagus! Saya pikir saya akan bergabung denganmu jika saya punya cukup uang.)
Rina: "Oh, look at the time! I am going to miss my bus if I don't leave now." (Oh, lihat waktunya! Aku akan ketinggalan bus jika tidak berangkat sekarang.)
Sarah: "Don't worry, I will call a taxi for you." (Jangan khawatir, aku akan memanggilkan taksi untukmu.)

 

B. WH Questions in Future Tense

Pendahuluan tentang WH Questions

WH Questions adalah pertanyaan yang dimulai dengan kata tanya seperti What, Where, When, Why, Who, dan How. Pertanyaan-pertanyaan ini digunakan untuk menggali informasi spesifik, bukan sekadar jawaban "ya" atau "tidak". Dalam konteks Future Tense, WH Questions menjadi sangat penting karena memungkinkan kita untuk menanyakan berbagai aspek tentang kejadian di masa depan dengan lebih terperinci.

Struktur Dasar WH Questions dalam Future Tense

Untuk membuat WH Questions dalam Future Tense, kita perlu memahami pola dasar yang berlaku untuk kedua bentuk (will dan be going to).

Rumus Inti untuk Will:
WH Word + will + Subject + Verb1 + ...?

Rumus Inti untuk Be Going To:
WH Word + am/is/are + Subject + going to + Verb1 + ...?

Analisis Mendalam Setiap Kata Tanya

1. What (Apa)

"What" digunakan untuk menanyakan tentang objek, aktivitas, atau informasi tentang sesuatu.

Contoh dengan "Will":

  • "What will you do after graduation?" (Apa yang akan kamu lakukan setelah lulus?) - Menanyakan aktivitas masa depan.
  • "What will the weather be like tomorrow?" (Bagaimana cuaca besok?) - Menanyakan prediksi cuaca.
  • "What will we have for dinner?" (Apa yang akan kita makan malam?) - Menanyakan rencana makan.

Contoh dengan "Be Going To":

  • "What are you going to wear to the party?" (Apa yang akan kamu kenakan ke pesta?) - Menanyakan rencana pakaian.
  • "What is she going to study in university?" (Apa yang akan dia pelajari di universitas?) - Menanyakan rencana pendidikan.
  • "What are they going to build on that empty land?" (Apa yang akan mereka bangun di tanah kosong itu?) - Menanyakan rencana pembangunan.

2. Where (Di mana)

"Where" digunakan untuk menanyakan lokasi atau tempat kejadian.

Contoh dengan "Will":

  • "Where will you spend your holiday?" (Di mana kamu akan menghabiskan liburanmu?) - Menanyakan lokasi liburan.
  • "Where will the meeting be held?" (Di mana rapat akan diadakan?) - Menanyakan lokasi pertemuan.
  • "Where will we meet?" (Di mana kita akan bertemu?) - Menanyakan titik pertemuan.

Contoh dengan "Be Going To":

  • "Where are you going to stay in London?" (Di mana kamu akan menginap di London?) - Menanyakan akomodasi.
  • "Where is he going to put all those books?" (Di mana dia akan meletakkan semua buku itu?) - Menanyakan lokasi penyimpanan.
  • "Where are they going to have the wedding ceremony?" (Di mana mereka akan mengadakan upacara pernikahan?) - Menanyakan lokasi pernikahan.

3. When (Kapan)

"When" digunakan untuk menanyakan waktu kejadian.

Contoh dengan "Will":

  • "When will you finish your project?" (Kapan kamu akan menyelesaikan proyekmu?) - Menanyakan waktu penyelesaian.
  • "When will the store open?" (Kapan toko akan buka?) - Menanyakan waktu pembukaan.
  • "When will they arrive?" (Kapan mereka akan tiba?) - Menanyakan waktu kedatangan.

Contoh dengan "Be Going To":

  • "When are you going to start your new job?" (Kapan kamu akan memulai pekerjaan barumu?) - Menanyakan waktu memulai kerja.
  • "When is she going to announce the results?" (Kapan dia akan mengumumkan hasilnya?) - Menanyakan waktu pengumuman.
  • "When are we going to leave for the airport?" (Kapan kita akan berangkat ke bandara?) - Menanyakan waktu keberangkatan.

4. Why (Mengapa)

"Why" digunakan untuk menanyakan alasan atau tujuan.

Contoh dengan "Will":

  • "Why will you resign from your position?" (Mengapa kamu akan mengundurkan diri dari posisimu?) - Menanyakan alasan pengunduran diri.
  • "Why will she refuse the offer?" (Mengapa dia akan menolak tawaran itu?) - Menanyakan alasan penolakan.
  • "Why will they cancel the concert?" (Mengapa mereka akan membatalkan konser?) - Menanyakan alasan pembatalan.

Contoh dengan "Be Going To":

  • "Why are you going to learn French?" (Mengapa kamu akan belajar bahasa Prancis?) - Menanyakan alasan belajar.
  • "Why is he going to sell his car?" (Mengapa dia akan menjual mobilnya?) - Menanyakan alasan penjualan.
  • "Why are they going to move to another city?" (Mengapa mereka akan pindah ke kota lain?) - Menanyakan alasan kepindahan.

5. Who (Siapa)

"Who" digunakan untuk menanyakan subjek atau pelaku tindakan. Perhatikan bahwa dalam pertanyaan "who", struktur sedikit berbeda karena "who" berfungsi sebagai subjek.

Contoh dengan "Will" (Who sebagai subjek):

  • "Who will come to the party?" (Siapa yang akan datang ke pesta?) - Tidak perlu tambahan subjek setelah will.
  • "Who will lead the meeting?" (Siapa yang akan memimpin rapat?) - Who langsung diikuti will.
  • "Who will win the competition?" (Siapa yang akan memenangkan kompetisi?) - Menanyakan pemenang.

Contoh dengan "Who" sebagai objek:

  • "Who will you invite to your wedding?" (Siapa yang akan kamu undang ke pernikahanmu?) - Di sini "who" adalah objek dari "invite".

Contoh dengan "Be Going To":

  • "Who is going to cook dinner tonight?" (Siapa yang akan memasak makan malam nanti?) - Who sebagai subjek.
  • "Who are you going to meet at the airport?" (Siapa yang akan kamu temui di bandara?) - Who sebagai objek.
  • "Who is going to be the next president?" (Siapa yang akan menjadi presiden berikutnya?) - Who sebagai subjek.

6. How (Bagaimana) dan Turunannya

"How" digunakan untuk menanyakan cara atau metode, dan memiliki beberapa turunan:

How (cara):

  • "How will you get to the airport?" (Bagaimana kamu akan pergi ke bandara?) - Menanyakan transportasi.
  • "How are you going to solve this problem?" (Bagaimana kamu akan menyelesaikan masalah ini?) - Menanyakan solusi.

How long (berapa lama):

  • "How long will you stay in Japan?" (Berapa lama kamu akan tinggal di Jepang?) - Menanyakan durasi.
  • "How long are they going to work on this project?" (Berapa lama mereka akan mengerjakan proyek ini?)

How many (berapa banyak - untuk benda hitung):

  • "How many guests will come to the party?" (Berapa banyak tamu yang akan datang ke pesta?)
  • "How many books are you going to buy?" (Berapa banyak buku yang akan kamu beli?)

How much (berapa banyak - untuk benda tak hitung):

  • "How much will the ticket cost?" (Berapa harga tiketnya?)
  • "How much are you going to spend on the trip?" (Berapa banyak yang akan kamu keluarkan untuk perjalanan?)

How often (seberapa sering):

  • "How often will you visit your parents?" (Seberapa sering kamu akan mengunjungi orang tuamu?)
  • "How often are they going to have meetings?" (Seberapa sering mereka akan mengadakan rapat?)

Perbandingan Penggunaan dalam Konteks

Mari kita lihat tabel perbandingan untuk memahami perbedaan penggunaan WH Questions dengan "will" dan "be going to":

Tense

Positive Statement

WH Question

Konteks Penggunaan

Simple Future (Will)

She will call you.

When will she call me?

Menanyakan waktu keputusan spontan atau prediksi

Future (Be Going To)

They are going to travel.

Where are they going to travel?

Menanyakan lokasi dari rencana yang sudah dibuat

Latihan dan Penerapan

Untuk menguasai WH Questions dalam Future Tense, penting untuk berlatih dalam berbagai situasi. Berikut beberapa latihan yang bisa dilakukan:

  1. Latihan Transformasi Kalimat: Ubah kalimat pernyataan positif menjadi WH Question.
    • "He will buy a new car." → "What will he buy?" atau "When will he buy a new car?"
  2. Latihan Percakapan: Buat dialog menggunakan berbagai WH Questions.
    • A: "Where are you going to spend your vacation?"
    • B: "I am going to visit Bali."
    • A: "When will you go there?"
    • B: "I will go there next month."
  3. Latihan Menulis: Tulis paragraf tentang rencana masa depan, lalu buat pertanyaan berdasarkan paragraf tersebut.

Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

  1. Penggunaan Kata Kerja setelah "will" dan "going to": Jangan menggunakan bentuk verb-ing atau bentuk lampau.
    • ❌ "I will going to school."
    • "I will go to school."
  2. Penggunaan "to" setelah "will": "Will" langsung diikuti verb1 tanpa tambahan "to".
    • ❌ "She will to come later."
    • "She will come later."
  3. Urutan Kata dalam WH Questions: Ingat bahwa dalam pertanyaan dengan "who" sebagai subjek, kita tidak menambahkan subjek tambahan.
    • ❌ "Who will she come?" (Jika yang dimaksud adalah menanyakan subjek)
    • "Who will come?"

Pemahaman tentang Future Tense dan WH Questions sangat penting dalam komunikasi bahasa Inggris sehari-hari. "Will" dan "be going to" memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. "Will" lebih cocok untuk keputusan spontan, janji, dan penawaran, sementara "be going to" lebih tepat untuk rencana yang sudah dibuat dan prediksi berdasarkan bukti. WH Questions memungkinkan kita untuk menggali informasi lebih detail tentang waktu, tempat, alasan, cara, dan pelaku dari suatu tindakan di masa depan.

Dengan memahami perbedaan-perbedaan ini dan berlatih secara konsisten, pembelajar bahasa Inggris akan semakin percaya diri dalam mengekspresikan gagasan tentang masa depan dan dalam mengajukan pertanyaan yang tepat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

 

A. Quick Review: Future Tense (Simple Future)

Ada beberapa cara untuk menyatakan masa depan, tetapi yang paling umum adalah dengan menggunakan "will" dan "be going to".

1.      Will

o    Rumus: Will + Verb1

o    Digunakan untuk: Janji (promises), prediksi spontan (spontaneous decisions), penawaran (offers).

o    Contoh: "I think it will rain tomorrow." (Saya pikir besok akan hujan.)

2.      Be Going To

o    Rumus: am/is/are + going to + Verb1

o    Digunakan untuk: Rencana yang sudah dibuat (plans), prediksi berdasarkan bukti (predictions with evidence).

o    Contoh: "Look at those dark clouds. It is going to rain." (Lihat awan gelap itu. Akan hujan.)

 

B. WH Questions in Future Tense

WH Questions adalah pertanyaan yang dimulai dengan kata tanya seperti What, Where, When, Why, Who, dan How. Untuk membuatnya dalam Future Tense, kita letakkan kata tanya ini di depan struktur "will" atau "be going to".

Rumus Inti:
WH Word + will/be going to + Subject + Verb1 + ...?

Mari kita lihat perbandingannya:

Tense

Positive Statement

WH Question

Simple Future (Will)

She will call you.

When will she call me?

Future (Be Going To)

They are going to travel.

Where are they going to travel?

 

WH Questions dengan "Will" dan "Be Going To"

Pentingnya WH Questions dalam Komunikasi Sehari-hari

Dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari, kemampuan untuk mengajukan pertanyaan yang tepat sangatlah krusial. WH Questions, atau pertanyaan yang dimulai dengan kata tanya seperti What, Where, When, Why, Who, dan How, memungkinkan kita untuk menggali informasi secara mendalam dan spesifik. Ketika digabungkan dengan Future Tense, WH Questions menjadi alat yang sangat powerful untuk merencanakan masa depan, membuat prediksi, dan berkomunikasi tentang berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Artikel ini akan mengembangkan setiap aspek dari WH Questions dalam konteks Future Tense dengan memperkaya contoh-contoh dan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif.

 

1. WHAT (Apa): Menanyakan Objek, Aktivitas, atau Informasi

Kata tanya "What" adalah salah satu yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Fungsinya adalah untuk menanyakan tentang sesuatu yang spesifik, baik itu objek, aktivitas, ide, atau informasi.

Penggunaan "What" dengan "Will"

Struktur: What + will + Subject + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "What will you do tonight?" (Apa yang akan kamu lakukan nanti malam?)
    • Jawaban alternatif:
      • "I will watch a movie with my family." (Saya akan menonton film dengan keluarga.)
      • "I will finish my homework and then play video games." (Saya akan menyelesaikan PR kemudian bermain game.)
      • "I will go to the gym to exercise." (Saya akan pergi ke gym untuk berolahraga.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sering diajukan di pagi atau siang hari untuk menanyakan rencana malam seseorang. Ini menunjukkan minat dan kepedulian terhadap aktivitas orang lain.
  2. "What will we have for dinner?" (Apa yang akan kita makan malam?)
    • Jawaban:
      • "We will have fried rice and chicken soup." (Kita akan makan nasi goreng dan sup ayam.)
      • "Mom will cook spaghetti." (Ibu akan memasak spageti.)
      • "I will order pizza from the new restaurant." (Saya akan memesan pizza dari restoran baru.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sangat umum dalam keluarga atau kelompok yang tinggal bersama, menunjukkan diskusi kolektif tentang kebutuhan sehari-hari.
  3. "What will she say when she hears the news?" (Apa yang akan dia katakan ketika mendengar berita itu?)
    • Jawaban:
      • "She will probably cry with happiness." (Dia mungkin akan menangis bahagia.)
      • "She will be shocked and speechless." (Dia akan terkejut dan terdiam.)
      • "She will immediately call her parents." (Dia akan segera menelepon orang tuanya.)
    • Konteks tambahan: Ini adalah prediksi tentang reaksi seseorang, sering digunakan dalam situasi di mana kita akan menyampaikan kabar penting.
  4. "What will the future look like in 2050?" (Apa yang akan terlihat seperti masa depan di tahun 2050?)
    • Jawaban:
      • "Technology will be more advanced with AI everywhere." (Teknologi akan lebih maju dengan AI di mana-mana.)
      • "Cars will fly and cities will be smarter." (Mobil akan terbang dan kota akan lebih pintar.)
      • "People will live longer with better healthcare." (Orang akan hidup lebih lama dengan layanan kesehatan yang lebih baik.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan spekulatif ini sering muncul dalam diskusi tentang masa depan, teknologi, dan perkembangan peradaban.

Penggunaan "What" dengan "Be Going To"

Struktur: What + am/is/are + Subject + going to + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "What is he going to buy at the mall?" (Apa yang akan dia beli di mal?)
    • Jawaban:
      • "He is going to buy new shoes for his brother's wedding." (Dia akan membeli sepatu baru untuk pernikahan saudaranya.)
      • "He is going to buy a birthday gift for his girlfriend." (Dia akan membeli hadiah ulang tahun untuk pacarnya.)
      • "He is going to buy some clothes for his upcoming trip." (Dia akan membeli beberapa pakaian untuk perjalanannya yang akan datang.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan bahwa ada rencana belanja yang sudah dipikirkan sebelumnya, bukan keputusan spontan.
  2. "What are they going to discuss in the meeting?" (Apa yang akan mereka diskusikan dalam rapat?)
    • Jawaban:
      • "They are going to discuss the new marketing strategy." (Mereka akan mendiskusikan strategi pemasaran baru.)
      • "They are going to talk about the budget cuts." (Mereka akan membicarakan pemotongan anggaran.)
      • "They are going to evaluate last year's performance." (Mereka akan mengevaluasi kinerja tahun lalu.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sering muncul dalam konteks bisnis dan profesional, menunjukkan bahwa agenda rapat sudah disiapkan.
  3. "What are you going to wear to the party?" (Apa yang akan kamu kenakan ke pesta?)
    • Jawaban:
      • "I am going to wear my new blue dress." (Saya akan mengenakan gaun biru baru saya.)
      • "I am going to wear a formal suit." (Saya akan mengenakan setelan formal.)
      • "I am going to wear casual clothes because it's a beach party." (Saya akan mengenakan pakaian kasual karena ini pesta pantai.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan bahwa orang tersebut sudah memikirkan pakaiannya dan mungkin sudah menyiapkannya.
  4. "What is your family going to do for Christmas?" (Apa yang akan dilakukan keluargamu untuk Natal?)
    • Jawaban:
      • "We are going to have a big dinner together." (Kami akan makan malam besar bersama.)
      • "We are going to visit our grandparents in the village." (Kami akan mengunjungi kakek-nenek di desa.)
      • "We are going to exchange gifts and sing carols." (Kami akan bertukar hadiah dan menyanyikan lagu Natal.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan tradisi dan rencana keluarga yang sudah diatur sebelumnya.

Perbandingan Penggunaan "What" dengan Will vs Be Going To

Situasi

Menggunakan "Will"

Menggunakan "Be Going To"

Keputusan spontan

"What will we eat?" (saat melihat menu)

-

Rencana matang

-

"What are we going to eat for the family gathering?"

Prediksi umum

"What will happen if...?"

-

Prediksi berbasis bukti

-

"What are they going to do with all that equipment?"

 

2. WHERE (Di mana/Ke mana): Menanyakan Lokasi atau Tempat

"Where" digunakan untuk menanyakan tentang lokasi fisik, tempat kejadian, atau tujuan pergerakan.

Penggunaan "Where" dengan "Will"

Struktur: Where + will + Subject + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "Where will we meet?" (Di mana kita akan bertemu?)
    • Jawaban:
      • "We will meet at the cafe near the train station." (Kita akan bertemu di kafe dekat stasiun kereta.)
      • "We will meet in front of the library at 3 PM." (Kita akan bertemu di depan perpustakaan jam 3 sore.)
      • "We will meet at your house before going to the concert." (Kita akan bertemu di rumahmu sebelum pergi ke konser.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sangat penting dalam perencanaan pertemuan untuk memastikan semua pihak mengetahui lokasi yang disepakati.
  2. "Where will you spend your next holiday?" (Di mana kamu akan menghabiskan liburanmu berikutnya?)
    • Jawaban:
      • "I will spend my holiday in Japan with my friends." (Saya akan menghabiskan liburan di Jepang dengan teman-teman.)
      • "I will stay at home and relax." (Saya akan tinggal di rumah dan bersantai.)
      • "I will go to the beach in Lombok." (Saya akan pergi ke pantai di Lombok.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan minat pada rencana liburan orang lain dan sering menjadi topik obrolan ringan.
  3. "Where will the wedding reception be held?" (Di mana resepsi pernikahan akan diadakan?)
    • Jawaban:
      • "The reception will be held at the Grand Ballroom Hotel." (Resepsi akan diadakan di Grand Ballroom Hotel.)
      • "It will be held in the garden of the bride's parents." (Akan diadakan di taman orang tua pengantin wanita.)
      • "The couple will hold it at a beach resort in Bali." (Pasangan akan mengadakannya di resor pantai di Bali.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini umum dalam perencanaan acara pernikahan dan menunjukkan bahwa keputusan sudah dibuat.
  4. "Where will you go after you graduate?" (Ke mana kamu akan pergi setelah lulus?)
    • Jawaban:
      • "I will go back to my hometown and find a job there." (Saya akan kembali ke kampung halaman dan mencari pekerjaan di sana.)
      • "I will move to Jakarta for better career opportunities." (Saya akan pindah ke Jakarta untuk peluang karir yang lebih baik.)
      • "I will travel around Southeast Asia for a few months." (Saya akan berkeliling Asia Tenggara selama beberapa bulan.)
    • Konteks tambahan: Ini adalah pertanyaan penting dalam diskusi tentang masa depan karir dan kehidupan setelah pendidikan.

Penggunaan "Where" dengan "Be Going To"

Struktur: Where + am/is/are + Subject + going to + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "Where are you going to stay in Bali?" (Di mana kamu akan menginap di Bali?)
    • Jawaban:
      • "I am going to stay at a hotel near the beach." (Saya akan menginap di hotel dekat pantai.)
      • "We are going to stay at my uncle's house in Ubud." (Kami akan menginap di rumah paman saya di Ubud.)
      • "I am going to stay at a budget hostel to save money." (Saya akan menginap di hostel murah untuk menghemat uang.)
    • Konteks tambahan: Ini adalah pertanyaan lanjutan setelah seseorang menyatakan rencana liburan, menunjukkan detail akomodasi yang sudah dipikirkan.
  2. "Where is he going to put all those boxes?" (Di mana dia akan meletakkan semua kotak itu?)
    • Jawaban:
      • "He is going to put them in the storage room." (Dia akan meletakkannya di ruang penyimpanan.)
      • "He is going to store them in the garage." (Dia akan menyimpannya di garasi.)
      • "He is going to stack them in the corner of the living room." (Dia akan menumpuknya di sudut ruang tamu.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul dalam situasi kepindahan atau penataan rumah, menunjukkan perencanaan tata letak.
  3. "Where are they going to build the new factory?" (Di mana mereka akan membangun pabrik baru?)
    • Jawaban:
      • "They are going to build it in the industrial area outside the city." (Mereka akan membangunnya di kawasan industri di luar kota.)
      • "They are going to build it near the port for easier distribution." (Mereka akan membangunnya di dekat pelabuhan untuk distribusi yang lebih mudah.)
      • "They are going to build it on the land they bought last year." (Mereka akan membangunnya di tanah yang mereka beli tahun lalu.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul dalam konteks bisnis dan pengembangan infrastruktur, menunjukkan perencanaan jangka panjang.
  4. "Where are you going to hang this painting?" (Di mana kamu akan menggantung lukisan ini?)
    • Jawaban:
      • "I am going to hang it in the living room above the sofa." (Saya akan menggantungnya di ruang tamu di atas sofa.)
      • "I am going to hang it in the hallway." (Saya akan menggantungnya di lorong.)
      • "I am going to place it in my bedroom." (Saya akan meletakkannya di kamar tidur.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan perencanaan dekorasi interior yang sudah dipikirkan.

Perbedaan Nuansa Where dengan Will dan Be Going To

Penggunaan "where" dengan "will" sering menunjukkan keputusan yang belum pasti atau masih dalam tahap pertimbangan, sementara "be going to" menunjukkan lokasi yang sudah ditentukan.

Contoh perbandingan:

  • "Where will we eat?" (belum ada keputusan, sedang ditentukan)
  • "Where are we going to eat?" (sudah ada rencana, tapi orang lain belum tahu)

 

3. WHEN (Kapan): Menanyakan Waktu

"When" adalah kata tanya yang sangat penting untuk menanyakan waktu terjadinya suatu peristiwa di masa depan.

Penggunaan "When" dengan "Will"

Struktur: When + will + Subject + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "When will the concert start?" (Kapan konsernya akan dimulai?)
    • Jawaban:
      • "It will start at 8 PM sharp." (Akan dimulai tepat jam 8 malam.)
      • "It will start after the opening act finishes." (Akan dimulai setelah aksi pembuka selesai.)
      • "It will start at 7 PM because there will be a pre-show." (Akan dimulai jam 7 malam karena akan ada pra-pertunjukan.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sangat umum bagi mereka yang menghadiri acara atau konser, untuk memastikan mereka tidak terlambat.
  2. "When will you finish your thesis?" (Kapan kamu akan menyelesaikan skripsimu?)
    • Jawaban:
      • "I will finish it by the end of this month." (Saya akan menyelesaikannya akhir bulan ini.)
      • "I will finish it before the deadline next week." (Saya akan menyelesaikannya sebelum batas waktu minggu depan.)
      • "I will finish it in two months because I need more time for research." (Saya akan menyelesaikannya dalam dua bulan karena butuh lebih banyak waktu untuk riset.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sering diajukan oleh dosen pembimbing, orang tua, atau teman yang peduli dengan kemajuan akademis seseorang.
  3. "When will the new iPhone be released?" (Kapan iPhone baru akan dirilis?)
    • Jawaban:
      • "It will be released in September." (Akan dirilis pada bulan September.)
      • "It will be released next month." (Akan dirilis bulan depan.)
      • "The company will announce the release date soon." (Perusahaan akan mengumumkan tanggal rilis segera.)
    • Konteks tambahan: Ini adalah pertanyaan yang sering muncul di kalangan penggemar teknologi dan konsumen yang menunggu produk baru.
  4. "When will they announce the winner?" (Kapan mereka akan mengumumkan pemenang?)
    • Jawaban:
      • "They will announce it tomorrow morning." (Mereka akan mengumumkannya besok pagi.)
      • "They will announce it after all entries are reviewed." (Mereka akan mengumumkannya setelah semua entri ditinjau.)
      • "They will announce it during the award ceremony on Friday." (Mereka akan mengumumkannya selama upacara penghargaan hari Jumat.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul dalam kompetisi, kontes, atau pemilihan di mana ada unsur penantian dan ketegangan.

Penggunaan "When" dengan "Be Going To"

Struktur: When + am/is/are + Subject + going to + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "When is she going to finish her work?" (Kapan dia akan menyelesaikan pekerjaannya?)
    • Jawaban:
      • "She is going to finish around 5 PM." (Dia akan selesai sekitar jam 5 sore.)
      • "She is going to finish it before the deadline." (Dia akan menyelesaikannya sebelum batas waktu.)
      • "She is going to finish it by tomorrow because it's a big project." (Dia akan menyelesaikannya besok karena itu proyek besar.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sering digunakan di tempat kerja untuk melacak kemajuan proyek atau tugas.
  2. "When are you going to start your new business?" (Kapan kamu akan memulai bisnis barumu?)
    • Jawaban:
      • "I am going to start it at the beginning of next year." (Saya akan memulainya di awal tahun depan.)
      • "I am going to start it after I secure enough funding." (Saya akan memulainya setelah mendapatkan pendanaan yang cukup.)
      • "I am going to start it in June when my partner is available." (Saya akan memulainya di bulan Juni ketika mitra saya tersedia.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan ketertarikan pada rencana karir dan usaha seseorang, sering muncul dalam networking bisnis.
  3. "When are they going to open the new supermarket?" (Kapan mereka akan membuka supermarket baru?)
    • Jawaban:
      • "They are going to open it next month." (Mereka akan membukanya bulan depan.)
      • "They are going to open it after the construction is complete." (Mereka akan membukanya setelah konstruksi selesai.)
      • "They are going to open it in time for the holiday season." (Mereka akan membukanya tepat waktu untuk musim liburan.)
    • Konteks tambahan: Ini adalah pertanyaan umum di komunitas lokal tentang pengembangan bisnis baru di daerah mereka.
  4. "When is your family going to celebrate your graduation?" (Kapan keluargamu akan merayakan kelulusanmu?)
    • Jawaban:
      • "We are going to celebrate it next weekend." (Kami akan merayakannya akhir pekan depan.)
      • "We are going to have a party in two weeks." (Kami akan mengadakan pesta dalam dua minggu.)
      • "We are going to celebrate it on the same day as the graduation ceremony." (Kami akan merayakannya di hari yang sama dengan upacara kelulusan.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan perhatian pada momen penting dalam kehidupan seseorang.

 

4. WHY (Mengapa): Menanyakan Alasan atau Tujuan

"Why" digunakan untuk menggali alasan di balik suatu tindakan atau keputusan.

Penggunaan "Why" dengan "Will"

Struktur: Why + will + Subject + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "Why will they move to a new city?" (Mengapa mereka akan pindah ke kota baru?)
    • Jawaban:
      • "They will move because of his new job." (Mereka akan pindah karena pekerjaan barunya.)
      • "They will move to be closer to their children." (Mereka akan pindah untuk lebih dekat dengan anak-anak mereka.)
      • "They will move because they want a better quality of life." (Mereka akan pindah karena mereka menginginkan kualitas hidup yang lebih baik.)
      • "They will move to escape the pollution in the big city." (Mereka akan pindah untuk menghindari polusi di kota besar.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sering muncul ketika mendengar tentang keputusan besar seseorang untuk pindah, menunjukkan rasa ingin tahu tentang motivasi di baliknya.
  2. "Why will she refuse the job offer?" (Mengapa dia akan menolak tawaran pekerjaan itu?)
    • Jawaban:
      • "She will refuse it because the salary is too low." (Dia akan menolaknya karena gajinya terlalu rendah.)
      • "She will refuse it because she got a better offer elsewhere." (Dia akan menolaknya karena mendapat tawaran lebih baik di tempat lain.)
      • "She will refuse it because the location is too far from her house." (Dia akan menolaknya karena lokasinya terlalu jauh dari rumahnya.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul dalam diskusi tentang karir dan keputusan profesional.
  3. "Why will he apologize to her?" (Mengapa dia akan meminta maaf padanya?)
    • Jawaban:
      • "He will apologize because he realized he was wrong." (Dia akan meminta maaf karena dia menyadari dia salah.)
      • "He will apologize to maintain their friendship." (Dia akan meminta maaf untuk menjaga persahabatan mereka.)
      • "He will apologize because his parents told him to." (Dia akan meminta maaf karena orang tuanya menyuruhnya.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini tentang resolusi konflik dan hubungan interpersonal.
  4. "Why will the government implement this new policy?" (Mengapa pemerintah akan menerapkan kebijakan baru ini?)
    • Jawaban:
      • "They will implement it to reduce corruption." (Mereka akan menerapkannya untuk mengurangi korupsi.)
      • "They will implement it to improve the economy." (Mereka akan menerapkannya untuk meningkatkan ekonomi.)
      • "They will implement it to address public complaints." (Mereka akan menerapkannya untuk menangani keluhan masyarakat.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul dalam diskusi tentang kebijakan publik dan isu-isu sosial.

Penggunaan "Why" dengan "Be Going To"

Struktur: Why + am/is/are + Subject + going to + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "Why are you going to sell your car?" (Mengapa kamu akan menjual mobilmu?)
    • Jawaban:
      • "I am going to sell it because I need the money." (Saya akan menjualnya karena saya butuh uang.)
      • "I am going to sell it because I bought a new one." (Saya akan menjualnya karena saya sudah membeli yang baru.)
      • "I am going to sell it because I am moving to a city where I don't need a car." (Saya akan menjualnya karena saya pindah ke kota yang tidak memerlukan mobil.)
      • "I am going to sell it to help my parents pay their medical bills." (Saya akan menjualnya untuk membantu orang tua saya membayar tagihan medis.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sering diajukan ketika seseorang memberitahu tentang niat menjual aset berharga.
  2. "Why is he going to quit his job?" (Mengapa dia akan berhenti dari pekerjaannya?)
    • Jawaban:
      • "He is going to quit because he is burned out." (Dia akan berhenti karena dia kelelahan.)
      • "He is going to quit to start his own company." (Dia akan berhenti untuk memulai perusahaannya sendiri.)
      • "He is going to quit because he found a better opportunity." (Dia akan berhenti karena dia menemukan peluang yang lebih baik.)
      • "He is going to quit to spend more time with his family." (Dia akan berhenti untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarganya.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sering muncul dalam percakapan tentang karir dan keputusan hidup penting.
  3. "Why are they going to cancel the event?" (Mengapa mereka akan membatalkan acara itu?)
    • Jawaban:
      • "They are going to cancel it because of the bad weather forecast." (Mereka akan membatalkannya karena prakiraan cuaca buruk.)
      • "They are going to cancel it due to lack of participants." (Mereka akan membatalkannya karena kurangnya peserta.)
      • "They are going to cancel it because of budget constraints." (Mereka akan membatalkannya karena keterbatasan anggaran.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul ketika ada perubahan rencana yang melibatkan banyak orang.
  4. "Why are you going to learn Korean?" (Mengapa kamu akan belajar bahasa Korea?)
    • Jawaban:
      • "I am going to learn it because I love K-dramas." (Saya akan mempelajarinya karena saya suka drama Korea.)
      • "I am going to learn it because I want to study in Seoul." (Saya akan mempelajarinya karena saya ingin belajar di Seoul.)
      • "I am going to learn it because it will help my career." (Saya akan mempelajarinya karena itu akan membantu karir saya.)
      • "I am going to learn it because my girlfriend is Korean." (Saya akan mempelajarinya karena pacar saya orang Korea.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan minat pada motivasi seseorang untuk mempelajari hal baru.

 

5. WHO (Siapa): Menanyakan Subjek atau Pelaku

"Who" digunakan untuk menanyakan orang atau pihak yang melakukan tindakan.

Penggunaan "Who" dengan "Will"

Struktur: Who + will + Verb1 + ...? (ketika Who sebagai subjek)
Atau: Who + will + Subject + Verb1 + ...? (ketika Who sebagai objek)

Contoh dan Pengembangan:

  1. "Who will help you with the project?" (Siapa yang akan membantumu dengan proyek itu?)
    • Jawaban:
      • "My team will help me." (Tim saya akan membantu saya.)
      • "My senior colleague will help me with the technical parts." (Rekan senior saya akan membantu saya dengan bagian teknis.)
      • "I will ask my sister to help me." (Saya akan meminta adik saya untuk membantu.)
      • "Nobody will help me. I will do it alone." (Tidak ada yang akan membantu saya. Saya akan melakukannya sendiri.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul ketika seseorang memiliki tugas besar dan membutuhkan bantuan.
  2. "Who will give the speech at the ceremony?" (Siapa yang akan memberikan pidato di upacara itu?)
    • Jawaban:
      • "The headmaster will give the speech." (Kepala sekolah akan memberikan pidato.)
      • "The guest of honor will give the speech." (Tamu kehormatan akan memberikan pidato.)
      • "The student representative will give the speech." (Perwakilan siswa akan memberikan pidato.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini umum dalam acara resmi di mana pembicara ditunjuk.
  3. "Who will take care of your pets while you're away?" (Siapa yang akan menjaga hewan peliharaanmu saat kamu pergi?)
    • Jawaban:
      • "My neighbor will take care of them." (Tetangga saya akan menjaganya.)
      • "I will put them in a pet hotel." (Saya akan menitipkannya di hotel hewan peliharaan.)
      • "My cousin will come and feed them every day." (Sepupu saya akan datang dan memberinya makan setiap hari.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul ketika seseorang akan bepergian dan memiliki tanggung jawab terhadap hewan peliharaan.
  4. "Who will win the football match?" (Siapa yang akan memenangkan pertandingan sepak bola?)
    • Jawaban:
      • "I think the home team will win." (Saya pikir tim tuan rumah akan menang.)
      • "The defending champions will probably win." (Juara bertahan mungkin akan menang.)
      • "It's hard to say; both teams are equally strong." (Sulit dikatakan; kedua tim sama-sama kuat.)
    • Konteks tambahan: Ini adalah prediksi yang sering dibuat dalam konteks olahraga dan kompetisi.

Penggunaan "Who" dengan "Be Going To"

Struktur: Who + am/is/are + going to + Verb1 + ...? (Who sebagai subjek)
Atau: Who + am/is/are + Subject + going to + Verb1 + ...? (Who sebagai objek)

Contoh dan Pengembangan:

  1. "Who is going to lead the meeting?" (Siapa yang akan memimpin rapat?)
    • Jawaban:
      • "The manager is going to lead it." (Manajer yang akan memimpin.)
      • "The team leader is going to lead the discussion." (Ketua tim akan memimpin diskusi.)
      • "We haven't decided who is going to lead it yet." (Kami belum memutuskan siapa yang akan memimpin.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini umum di lingkungan kerja sebelum rapat dimulai.
  2. "Who is going to marry her?" (Siapa yang akan menikahinya?)
    • Jawaban:
      • "Her childhood friend is going to marry her." (Teman masa kecilnya yang akan menikahinya.)
      • "Her boyfriend is going to marry her next year." (Pacarnya yang akan menikahinya tahun depan.)
      • "Nobody knows who is going to marry her." (Tidak ada yang tahu siapa yang akan menikahinya.)
    • Konteks tambahan: Ini adalah pertanyaan tentang pernikahan dan hubungan yang sering muncul dalam berita atau gosip.
  3. "Who are you going to invite to your birthday party?" (Siapa yang akan kamu undang ke pesta ulang tahunmu?)
    • Jawaban:
      • "I am going to invite my close friends and family." (Saya akan mengundang teman dekat dan keluarga.)
      • "I am going to invite all my classmates." (Saya akan mengundang semua teman sekelas saya.)
      • "I am only going to invite a few people because the venue is small." (Saya hanya akan mengundang beberapa orang karena tempatnya kecil.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul dalam perencanaan acara pribadi seperti ulang tahun atau perayaan.
  4. "Who is going to replace him after he retires?" (Siapa yang akan menggantikannya setelah dia pensiun?)
    • Jawaban:
      • "His deputy is going to replace him." (Wakilnya yang akan menggantikannya.)
      • "The company is going to hire someone from outside." (Perusahaan akan merekrut seseorang dari luar.)
      • "The board of directors is going to choose the best candidate." (Dewan direksi akan memilih kandidat terbaik.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul dalam konteks organisasi dan suksesi kepemimpinan.

 

6. HOW (Bagaimana/Berapa): Menanyakan Cara, Metode, atau Kuantitas

"How" dan turunannya adalah kata tanya yang sangat fleksibel untuk menanyakan cara, kondisi, atau jumlah.

Penggunaan "How" dengan "Will"

Struktur: How + will + Subject + Verb1 + ...?

Contoh dan Pengembangan:

  1. "How will you get to the airport?" (Bagaimana kamu akan pergi ke bandara?)
    • Jawaban:
      • "I will take a taxi." (Saya akan naik taksi.)
      • "I will drive my own car and park it there." (Saya akan mengendarai mobil sendiri dan memarkirnya di sana.)
      • "I will take the train to the airport." (Saya akan naik kereta ke bandara.)
      • "My friend will drop me off." (Teman saya akan mengantar saya.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini sangat umum ketika seseorang akan bepergian, untuk memastikan transportasi sudah diatur.
  2. "How will you celebrate your graduation?" (Bagaimana kamu akan merayakan kelulusanmu?)
    • Jawaban:
      • "I will have a dinner party with my family." (Saya akan mengadakan pesta makan malam dengan keluarga.)
      • "I will go on a trip with my friends." (Saya akan pergi berlibur dengan teman-teman.)
      • "I will just relax at home and enjoy my freedom." (Saya hanya akan bersantai di rumah dan menikmati kebebasan.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini menunjukkan minat pada rencana perayaan seseorang.
  3. "How will the company solve this problem?" (Bagaimana perusahaan akan menyelesaikan masalah ini?)
    • Jawaban:
      • "They will hire more staff to handle the workload." (Mereka akan merekrut lebih banyak staf untuk menangani beban kerja.)
      • "They will invest in new technology." (Mereka akan berinvestasi dalam teknologi baru.)
      • "They will restructure the management." (Mereka akan merestrukturisasi manajemen.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul dalam diskusi bisnis dan pemecahan masalah.
  4. "How will you convince them to agree with you?" (Bagaimana kamu akan meyakinkan mereka untuk setuju denganmu?)
    • Jawaban:
      • "I will present strong evidence and data." (Saya akan menyajikan bukti dan data yang kuat.)
      • "I will show them the benefits of my proposal." (Saya akan menunjukkan manfaat dari proposal saya.)
      • "I will ask for support from other influential people." (Saya akan meminta dukungan dari orang-orang berpengaruh lainnya.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini tentang strategi persuasi dan negosiasi.

Penggunaan "How much" dengan "Will" dan "Be Going To"

"How much" digunakan untuk menanyakan jumlah benda yang tidak dapat dihitung atau harga.

  1. "How much will that book cost?" (Berapa harga buku itu nanti?)
    • Jawaban:
      • "It will cost about fifty thousand rupiah." (Harganya akan sekitar lima puluh ribu rupiah.)
      • "It will cost around $20." (Harganya akan sekitar 20 dolar.)
      • "The price will be announced tomorrow." (Harganya akan diumumkan besok.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini umum di toko buku atau saat berbelanja.
  2. "How much are you going to spend on the trip?" (Berapa banyak yang akan kamu keluarkan untuk perjalanan?)
    • Jawaban:
      • "I am going to spend about three million rupiah." (Saya akan mengeluarkan sekitar tiga juta rupiah.)
      • "I am going to spend around $500." (Saya akan mengeluarkan sekitar 500 dolar.)
      • "I haven't calculated yet, but I am going to budget carefully." (Saya belum menghitungnya, tapi saya akan menganggarkan dengan hati-hati.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini tentang perencanaan keuangan untuk liburan.

Penggunaan "How many" dengan "Will" dan "Be Going To"

"How many" digunakan untuk menanyakan jumlah benda yang dapat dihitung.

  1. "How many guests will come to the party?" (Berapa banyak tamu yang akan datang ke pesta?)
    • Jawaban:
      • "About fifty guests will come." (Sekitar lima puluh tamu akan datang.)
      • "I think twenty people will come." (Saya pikir dua puluh orang akan datang.)
      • "We haven't received confirmations yet, so we don't know how many will come." (Kami belum menerima konfirmasi, jadi kami tidak tahu berapa yang akan datang.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini penting dalam perencanaan acara untuk mengatur makanan dan tempat duduk.
  2. "How many books are you going to buy?" (Berapa banyak buku yang akan kamu beli?)
    • Jawaban:
      • "I am going to buy three books." (Saya akan membeli tiga buku.)
      • "I am going to buy as many as I can carry." (Saya akan membeli sebanyak yang saya bisa bawa.)
      • "I am going to buy only one book because they are expensive." (Saya hanya akan membeli satu buku karena harganya mahal.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini muncul di toko buku atau saat berbelanja buku.

Penggunaan "How long" dengan "Will" dan "Be Going To"

"How long" digunakan untuk menanyakan durasi waktu.

  1. "How long will you stay in Japan?" (Berapa lama kamu akan tinggal di Jepang?)
    • Jawaban:
      • "I will stay for two weeks." (Saya akan tinggal selama dua minggu.)
      • "I will stay until the end of the month." (Saya akan tinggal sampai akhir bulan.)
      • "I will stay as long as my visa allows." (Saya akan tinggal selama visa saya mengizinkan.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini umum dalam percakapan tentang perjalanan dan liburan.
  2. "How long are you going to stay there?" (Berapa lama kamu akan tinggal di sana?)
    • Jawaban:
      • "I am going to stay for a week." (Saya akan tinggal selama seminggu.)
      • "I am going to stay until my project is finished." (Saya akan tinggal sampai proyek saya selesai.)
      • "I am going to stay for three days, then continue to another city." (Saya akan tinggal selama tiga hari, lalu melanjutkan ke kota lain.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini untuk memastikan durasi rencana perjalanan.

Penggunaan "How often" dengan "Will" dan "Be Going To"

"How often" digunakan untuk menanyakan frekuensi.

  1. "How often will you visit your parents?" (Seberapa sering kamu akan mengunjungi orang tuamu?)
    • Jawaban:
      • "I will visit them every weekend." (Saya akan mengunjungi mereka setiap akhir pekan.)
      • "I will visit them once a month because they live far away." (Saya akan mengunjungi mereka sebulan sekali karena mereka tinggal jauh.)
      • "I will visit them whenever I have free time." (Saya akan mengunjungi mereka setiap kali saya punya waktu luang.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini tentang komitmen dan hubungan keluarga.
  2. "How often are they going to hold meetings?" (Seberapa sering mereka akan mengadakan rapat?)
    • Jawaban:
      • "They are going to hold meetings every Monday." (Mereka akan mengadakan rapat setiap hari Senin.)
      • "They are going to hold meetings twice a month." (Mereka akan mengadakan rapat dua kali sebulan.)
      • "They are going to hold meetings only when necessary." (Mereka akan mengadakan rapat hanya jika diperlukan.)
    • Konteks tambahan: Pertanyaan ini tentang rutinitas organisasi dan perusahaan.

 

Kesimpulan dan Tips Praktis

Ringkasan Penggunaan WH Questions dalam Future Tense

Kata Tanya

Fungsi

Contoh dengan Will

Contoh dengan Be Going To

What

Menanyakan objek/aktivitas

What will you do?

What are you going to do?

Where

Menanyakan lokasi

Where will we meet?

Where are we going to meet?

When

Menanyakan waktu

When will it start?

When is it going to start?

Why

Menanyakan alasan

Why will they move?

Why are they going to move?

Who

Menanyakan pelaku

Who will help?

Who is going to help?

How

Menanyakan cara

How will you go?

How are you going to go?

How much

Menanyakan harga/jumlah

How much will it cost?

How much is it going to cost?

How many

Menanyakan jumlah

How many will come?

How many are going to come?

How long

Menanyakan durasi

How long will you stay?

How long are you going to stay?

How often

Menanyakan frekuensi

How often will you call?

How often are you going to call?

Tips Praktis untuk Menguasai WH Questions

  1. Perhatikan Konteks: Ketika seseorang menanyakan WH Question, perhatikan apakah mereka menanyakan tentang rencana yang sudah dibuat atau prediksi spontan.
  2. Latihan Transformasi: Ubah kalimat pernyataan menjadi pertanyaan. Misalnya: "She will go to London" → "Where will she go?"
  3. Buat Dialog: Praktikkan dialog dengan teman menggunakan berbagai WH Questions untuk situasi yang berbeda.
  4. Perhatikan Intonasi: Dalam percakapan, intonasi naik di akhir pertanyaan WH sangat penting untuk menunjukkan bahwa Anda bertanya, bukan memberi pernyataan.
  5. Gunakan dalam Kehidupan Sehari-hari: Cobalah untuk menggunakan WH Questions dalam percakapan sehari-hari tentang rencana masa depan Anda atau orang lain.

Dengan memahami dan mempraktikkan semua contoh di atas, Anda akan semakin percaya diri dalam menggunakan WH Questions dengan Future Tense dalam berbagai situasi komunikasi. Ingatlah bahwa latihan yang konsisten adalah kunci untuk menguasai aspek bahasa ini.

 

C. Contoh WH Questions dengan "Will" dan "Be Going To"

Berikut adalah contoh-contoh detail untuk setiap kata tanya:

1. WHAT (Apa)

·         What will you do tonight? (Apa yang akan kamu lakukan nanti malam?)

o    Jawab: "I will study for the exam." (Saya akan belajar untuk ujian.)

·         What is he going to buy at the mall? (Apa yang akan dia beli di mal?)

o    Jawab: "He is going to buy new shoes." (Dia akan membeli sepatu baru.)

2. WHERE (Di mana / Ke mana)

·         Where will we meet? (Di mana kita akan bertemu?)

o    Jawab: "We will meet at the cafe." (Kita akan bertemu di kafe.)

·         Where are you going to stay in Bali? (Di mana kamu akan menginap di Bali?)

o    Jawab: "I am going to stay at a hotel near the beach." (Saya akan menginap di hotel dekat pantai.)

3. WHEN (Kapan)

·         When will the concert start? (Kapan konsernya akan dimulai?)

o    Jawab: "It will start at 8 PM." (Akan dimulai jam 8 malam.)

·         When is she going to finish her work? (Kapan dia akan menyelesaikan pekerjaannya?)

o    Jawab: "She is going to finish around 5 PM." (Dia akan selesai sekitar jam 5 sore.)

4. WHY (Mengapa)

·         Why will they move to a new city? (Mengapa mereka akan pindah ke kota baru?)

o    Jawab: "They will move because of his new job." (Mereka akan pindah karena pekerjaan barunya.)

·         Why are you going to sell your car? (Mengapa kamu akan menjual mobilmu?)

o    Jawab: "I am going to sell it because I need the money." (Saya akan menjualnya karena saya butuh uang.)

5. WHO (Siapa)

·         Who will help you with the project? (Siapa yang akan membantumu dengan proyek itu?)

o    Jawab: "My team will help me." (Tim saya akan membantu saya.)

·         Who is going to lead the meeting? (Siapa yang akan memimpin rapat?)

o    Jawab: "The manager is going to lead it." (Manajer yang akan memimpin.)

6. HOW (Bagaimana / Berapa)

·         How will you get to the airport? (Bagaimana kamu akan pergi ke bandara?)

o    Jawab: "I will take a taxi." (Saya akan naik taksi.)

·         How much is that book going to cost? (Berapa harga buku itu nanti?)

o    Jawab: "It is going to cost about fifty thousand rupiah." (Harganya akan sekitar lima puluh ribu rupiah.)

·         How long are you going to stay there? (Berapa lama kamu akan tinggal di sana?)

o    Jawab: "I am going to stay for a week." (Saya akan tinggal selama seminggu.)

 

D. Contoh Dialog

Andi: What are you going to do this weekend?
Budi: I'm going to visit my family in Jakarta. How about you?
Andi: I think I will just relax at home. When are you going to leave?
Budi: I am going to leave on Saturday morning.
Andi: How will you go there? By train or plane?
Budi: I will go by train. It's more comfortable.
Andi: That sounds nice. How long are you going to stay there?
Budi: I am going to stay for three days.

 

E. Let's Practice! (Ayo Berlatih!)

Buatlah pertanyaan masa depan yang tepat dari kata kunci berikut:

1.      (What / you / cook / for dinner) → What are you going to cook for dinner?

2.      (Where / they / have / the party) → ___________________________

3.      (When / your brother / arrive) → ___________________________

4.      (Why / she / not / come / to the meeting) → ___________________________

5.      (How / we / solve / this problem) → ___________________________

Jawaban:

1.      What are you going to cook for dinner?

2.      Where are they going to have the party? / Where will they have the party?

3.      When is your brother going to arrive? / When will your brother arrive?

4.      Why is she not going to come to the meeting? / Why won't she come to the meeting?

5.      How are we going to solve this problem? / How will we solve this problem?

 Semoga pelajaran ini membantu Anda lebih percaya diri dalam membicarakan rencana masa depan! What will you learn next on our blog? Stay tuned for more lessons at "Belajar Bahasa Inggris"!

No comments:

Post a Comment

Tips Belajar Lewat Hiburan - Hari 52: Belajar Bahasa Inggris Lewat Lagu (Rekomendasi Lagu dan Bedah Liriknya)

  Hari ke-52 dari 100 hari belajar bahasa Inggris: temukan cara menyenangkan belajar melalui musik! Pelajari 3 rekomendasi lagu populer deng...